Akurat

Pentingnya Menutup Kesenjangan Keterampilan AI di Indonesia

Petrus C. Vianney | 8 Maret 2024, 12:10 WIB
Pentingnya Menutup Kesenjangan Keterampilan AI di Indonesia

AKURAT.CO - Penelitian terbaru mengungkap kesenjangan dalam keterampilan AI yang harus segera diatasi agar Indonesia dapat memanfaatkan sepenuhnya potensi produktivitas AI.

Meskipun 96 persen pengusaha di Indonesia memprioritaskan rekrutmen talenta AI, 69 persen di antaranya kesulitan menemukan talenta yang sesuai. Selain itu, mayoritas pengusaha mengaku kebingungan dalam menjalankan program pelatihan AI, sementara 54 persen pekerja merasa minim informasi tentang pelatihan AI yang ada.

Diperlukan kerja sama antara pemerintah, industri dan lembaga pendidikan untuk membantu pengusaha menerapkan program pelatihan AI dan membimbing pekerja dalam mengasah keterampilan AI mereka.

"AI generatif adalah topik yang terhangat pada era ini, dan berkat AWS, para siswa kami mendapatkan wawasan dan pelatihan yang tak tertandingi tentang bidang tersebut," ujar Matteo Sutto selaku CEO RevoU, saat acara Accelerating AI Skills di Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2024).

Laporan ini menegaskan peran penting AI sebagai pendorong transformasi bisnis. Dengan bisnis semakin memanfaatkan kekuatan AI, pemerintah memiliki kesempatan untuk mengarahkan kemajuan melalui kebijakan yang cerdas dan progresif.

Sejak 2017, AWS telah melatih lebih dari 600.000 individu di Indonesia dalam keterampilan cloud. Namun, dengan cepatnya adopsi teknologi AI, perlu lebih banyak upaya untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja secara besar-besaran.

Pada November 2023, Amazon meluncurkan inisiatif ‘AI Ready’ yang menyediakan rangkaian kursus pelatihan AI secara gratis, termasuk lebih dari 100 kursus tentang AI, machine learning dan AI generatif melalui AWS Skills Builder dan AWS Educate.

Dengan inovasi baru seperti Amazon Q, AWS terus mendukung pertumbuhan keterampilan AI di Indonesia untuk menghadapi masa depan yang semakin dipengaruhi AI.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.