Akurat

Mendarat di Bulan, Panel Surya Pesawat Ruang Angkasa Jepang Alami Masalah

Petrus C. Vianney | 23 Januari 2024, 12:33 WIB
Mendarat di Bulan, Panel Surya Pesawat Ruang Angkasa Jepang Alami Masalah

AKURAT.CO - Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) mengumumkan bahwa Pendarat Cerdas untuk Investigasi Bulan (SLIM) berhasil mendarat di permukaan bulan. Sayangnya, panel suryanya mengalami kendala dalam menghasilkan listrik, mungkin karena posisinya miring.

Meskipun Jepang mencapai prestasi sebagai negara kelima yang mendaratkan pesawat ruang angkasa di bulan, masalah tenaga surya mengancam untuk mempersingkat misi ini yang bertujuan membuktikan teknologi pendaratan 'presisi' dan merevitalisasi program luar angkasa Jepang.

JAXA menghadapi tantangan untuk menjaga daya SLIM yang bergantung pada baterai dan hanya dapat bertahan beberapa jam. Pihak berwenang memilih mempertahankan status quo daripada mengambil tindakan berisiko, berharap perubahan sudut matahari akan memperbaiki masalah panel surya.

Baca Juga: Kenali Hari Minggu dalam Berbagai Bahasa di Seluruh Dunia dari Jepang, Jerman hingga Inggris

Dikenal sebagai 'penembak jitu bulan', SLIM berusaha mendarat dengan akurasi 100 meter dari targetnya, suatu prestasi yang dianggap JAXA sebagai alat efektif untuk eksplorasi masa depan di kutub bulan yang diharapkan memiliki potensi sebagai sumber oksigen, bahan bakar dan air.

Meski sinyal dari SLIM hilang, belum jelas apakah itu sifatnya sementara atau tindakan penghematan daya. JAXA berharap untuk memverifikasi hasil misi ini dalam waktu sekitar satu bulan.

Dikutip dari Businesstoday.in, Senin (22/01/2024), upaya Jepang dalam luar angkasa semakin berkembang dengan kemitraan bersama Amerika Serikat untuk menantang Tiongkok.

JAXA juga berencana mengirim astronot ke bulan sebagai bagian dari program Artemis NASA. Meski demikian, badan antariksa Jepang menghadapi beberapa kemunduran, termasuk kegagalan peluncuran roket H3 pada bulan Maret.

Keberhasilan SLIM memberikan harapan baru untuk eksplorasi luar angkasa Jepang, meskipun beberapa misi sebelumnya menuai kegagalan. JAXA terus berupaya memainkan peran penting di dunia luar angkasa, menjadikan kesuksesan misi SLIM sebagai langkah positif menuju masa depan yang lebih cemerlang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.