NASA Ajak Publik Bantu Lacak Misi Artemis 2 ke Bulan pada 2026

AKURAT.CO NASA resmi membuka kesempatan bagi publik untuk ikut serta dalam pelacakan misi Artemis 2 yang dijadwalkan mengelilingi bulan pada April 2026. Misi ini menjadi penerbangan manusia pertama ke bulan setelah lebih dari lima dekade.
Melalui program sukarela, NASA mengundang ilmuwan warga, lembaga akademik, organisasi internasional, perusahaan swasta dan individu. Mereka diberi kesempatan membantu memantau pergerakan kapsul Orion yang membawa empat astronot dalam misi tersebut.
Peserta yang berminat bisa mendaftar secara resmi di situs NASA sebelum batas waktu 27 Oktober 2025. Program ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki peralatan dan kemampuan untuk melacak sinyal dari luar angkasa.
Meski telah memiliki sistem pemantauan canggih, NASA tetap membutuhkan dukungan dari pihak eksternal. Dua jaringan utama, yaitu Deep Space Network dan Near Space Network, akan tetap menjadi tulang punggung komunikasi misi.
Menurut NASA, melibatkan kelompok sukarela akan membantu menguji kemampuan pelacakan industri di luar pemerintah. Data dari upaya ini juga diharapkan memperkuat infrastruktur komunikasi ruang angkasa untuk masa depan.
Baca Juga: NASA dan Google Uji Asisten Medis AI untuk Misi ke Bulan dan Mars
"Dengan menawarkan kesempatan ini kepada komunitas kedirgantaraan yang lebih luas, kami dapat mengidentifikasi kemampuan pelacakan yang tersedia di luar pemerintah," ujar Kevin Coggins selaku wakil administrator asosiasi NASA untuk program SCAN, dikutip dari Space, Rabu (10/9/2025).
Misi Artemis 2 akan membawa empat astronot dari dua negara. Mereka adalah Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, Christina Koch sebagai spesialis misi, serta Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada.
Penerbangan ini akan mencetak sejumlah sejarah baru dalam eksplorasi ruang angkasa. Glover akan menjadi astronot kulit hitam pertama dalam misi bulan, Koch sebagai wanita pertama dan Hansen sebagai orang non-Amerika pertama.
Upaya melibatkan publik bukan hal baru bagi NASA. Pada misi Artemis 1 tahun 2022, sepuluh organisasi sukarela berhasil melacak kapsul Orion dalam perjalanan tanpa awak ke orbit bulan dan kembali.
Artemis 2 sendiri menjadi pijakan penting menuju Artemis 3. Misi selanjutnya itu menargetkan pendaratan manusia di bulan menggunakan wahana Starship SpaceX, paling cepat pada 2027, meski jadwal bisa berubah sesuai perkembangan teknologi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









