Komdigi Kejar Penyebar Hoaks dan Fitnah Amien Rais Terhadap Presiden dan Seskab Teddy

AKURAT.CO Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) merespons keras video yang diunggah Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, karena dinilai mengandung narasi fitnah, pembunuhan karakter, dan serangan personal terhadap Presiden RI serta lingkaran terdekatnya.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan, pemerintah siap mengambil langkah tegas menyusul kegaduhan yang ditimbulkan di ruang publik.
“Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian,” ujar Meutya dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, narasi dalam video tersebut tidak memiliki dasar fakta yang kuat dan cenderung bersifat provokatif.
Konten tersebut dinilai bukan sebagai kritik yang konstruktif, melainkan upaya merendahkan martabat pimpinan negara di ruang digital.
“Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat Pimpinan Tertinggi Negara, tidak memiliki dasar fakta, serta bagian dari provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik,” tegasnya.
Meutya juga mengingatkan bahwa serangan personal seperti ini berpotensi merusak persatuan nasional.
Baca Juga: Nikmati Senja di PIK 2, Katamaran Sungai Tahang Jadi Hidden Gem Baru untuk Santap Santai
Ia menekankan bahwa kebebasan berekspresi di media sosial tetap memiliki batasan hukum yang harus dipatuhi.
“Ruang demokrasi digital adalah ruang adu gagasan, bukan ruang memproduksi konten kebencian yang menyerang martabat manusia,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Komdigi memastikan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan maupun penyebaran konten tersebut.
Pelanggaran dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 1 Tahun 2024 terkait penyebaran informasi bermuatan kebencian dan fitnah.
“Siapapun yang membuat dan mendistribusikan video tersebut secara sadar telah melakukan pelanggaran hukum, dan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Meutya.
Sebelumnya, Amien Rais melalui kanal YouTube pribadinya menyampaikan tudingan terhadap Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Bahkan, ia menyebut hubungan Presiden Prabowo dengan Teddy sudah lebih dari hubungan profesional.
Dalam video tersebut, ia juga meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil sikap terhadap bawahannya.
Namun, berdasarkan pantauan terbaru, video yang dimaksud sudah tidak dapat diakses atau telah dihapus dari platform YouTube.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa 2026/27: Skor, H2H, Susunan Pemain
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana









