Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII

AKURAT.CO Aliran uang yang bersumber dari fee percepatan haji khusus 2023 kembali terungkap dalam siding perkara korupsi kuota haji tambahan 2023-2024.
Kepala Subdirektorat Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus Kementerian Agama periode 2022-2023, Rizky Fisa Abadi, mengaku pernah mengantarkan uang Rp200 juta ke Gedung DPR RI di Senayan.
Uang disebut berkaitan dengan permintaan dana tambahan reses untuk pimpinan Komisi VIII DPR.
Rizky mengaku uang itu berasal dari fee percepatan haji khusus yang dikumpulkan dari sejumlah Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
Kesaksian tersebut disampaikan Rizky dalam sidang lanjutan perkara korupsi kuota haji 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Jumat (18/9/2026) dini hari.
Saat itu, penyerahan uang dilakukan atas permintaan Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, staf khusus mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
"Rp200 (juta) yang ke Senayan (DPR RI)," kata Rizky kepada Majelis Hakim.
Rizky kemudian membenarkan ketika ditanya mengenai sumber uang tersebut.
"Itu bagian dari situ. Bagian dari fee tersebut," kata Rizky, yang kini bertugas di Sekretariat Jenderal Kementerian Agama.
Dalam kesaksiannya, Rizky juga mengaku pernah menyerahkan uang Rp300 juta kepada pihak yang ditunjuk Gus Alex di Gedung PBNU, Jakarta. Menurutnya, uang tersebut juga berasal dari fee percepatan haji khusus 2023.
Baca Juga: Gus Alex Ungkap Cerita di Balik Uang Rp200 Juta dalam Kasus Kuota Haji
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







