RUU Penyesuaian Pidana Sudah Resmi Menjadi Undang-Undang

AKURAT.CO DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyesuaian Pidana menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar pada Senin (8/12/2025). Sidang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri 158 anggota.
Sebelum pengambilan keputusan, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede Indra Permana, membacakan laporan yang menyebut seluruh fraksi telah menyetujui RUU tersebut dalam pengambilan keputusan tingkat I.
“Tibalah saatnya kami meminta persetujuan fraksi-fraksi terhadap RUU tentang Penyesuaian Pidana, apakah dapat disetujui dan disahkan menjadi undang-undang?” tanya Dasco.
“Setuju,” jawab anggota dewan serempak.
Menteri Hukum (Menkum), Supratman, menegaskan, pengesahan UU ini diperlukan untuk memastikan sistem pemidanaan nasional menjadi lebih terpadu, konsisten, dan sesuai perkembangan masyarakat.
Ia menjelaskan, penyesuaian pidana mendesak dilakukan menjelang berlakunya KUHP pada 2 Januari 2026 agar tidak terjadi tumpang tindih aturan atau kekosongan hukum.
Baca Juga: Kementerian PPPA Minta SPPG Jadi Dapur Darurat Bencana di Sumatera
Tiga substansi utama yang diatur dalam UU Penyesuaian Pidana antara lain:
-
Penyesuaian pidana dalam undang-undang di luar KUHP, mencakup penghapusan pidana kurungan, penataan ulang ancaman penjara, penyesuaian kategori denda, serta penyelarasan pidana tambahan dengan Buku Kesatu KUHP.
-
Penyesuaian pidana dalam peraturan daerah, termasuk pembatasan pidana denda maksimal pada kategori tiga dan penghapusan seluruh pidana kurungan di tingkat daerah.
-
Penyempurnaan ketentuan dalam KUHP, berupa perbaikan redaksional, penegasan batasan norma, serta harmonisasi ancaman pidana agar selaras dengan prinsip pemidanaan modern.
“Penyesuaian ini diharapkan menciptakan standar pemidanaan nasional yang lebih konsisten dan proporsional,” ujar Menkum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 7Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 8Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







