Akurat

Pengusaha Johan Sugiharto Tepis Tudingan Terlibat Impor Ilegal

Wahyu SK | 22 September 2025, 19:14 WIB
Pengusaha Johan Sugiharto Tepis Tudingan Terlibat Impor Ilegal

AKURAT.CO Beredarnya video dan narasi di media sosial yang menyebut pengusaha asal Malang, Johan Sugiharto, terlibat dalam praktik impor ilegal melalui Blue Ray Cargo telah menimbulkan spekulasi yang merugikan.

Menanggapinya, Johan dengan tegas membantah tudingan-tudingan tersebut.

Menurut Johan, dirinya maupun perusahaan miliknya sama sekali tidak pernah terlibat dalam aktivitas importasi ilegal. Apalagi memperoleh perlakuan khusus dari pihak mana pun.

Baca Juga: Pengusaha Johan Sugiarto Buka Suara Terkait Tuduhan di Media Sosial

"Sekali lagi saya tegaskan, perusahaan saya tidak pernah terlibat dalam aktivitas importasi. Nama Blue Ray Cargo yang disebut dalam pemberitaan itu pun baru saya dengar setelah isu ini ramai di media sosial," jelasnya, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Johan mengatakan, selama ini perusahaannya selalu beroperasi sesuai aturan yang berlaku serta menjalankan kewajiban perpajakan sebagaimana mestinya.

Dia menekankan bahwa dalam setiap kegiatan bisnis, pihaknya selalu berkomitmen menjaga kepatuhan hukum.

Baca Juga: Demokrat Merasa Difitnah dengan Tudingan 'Partai Biru' sebagai Dalang Ramainya Isu Ijazah Palsu Jokowi

Sebagai pengusaha lokal yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di Malang, Jawa Timur, Johan menyayangkan adanya pemberitaan menyesatkan yang justru merugikan nama baiknya.

"Kalaupun ada kelalaian administratif dalam perjalanan bisnis, kami selalu menerima konsekuensi sesuai mekanisme yang berlaku," kata pengusaha bidang pertembakauan itu.

Dengan adanya klarifikasi ini, Johan berharap publik tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak benar. Serta mengajak semua pihak lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial.

Baca Juga: Puan Minta Budi Arie Klarifikasi Tudingan ke PDIP Soal Judi Online: Jangan Bicara Sembarangan

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK