Perlu Komitmen Bersama Lindungi Perempuan dari Kekerasan Seksual

AKURAT.CO Anggota Komisi XIII DPR, Tonny Tesar, menekankan perlunya komitmen bersama untuk melindungi perempuan di ruang publik, agar tidak menjadi korban kekerasan seksual.
"Pelecehan-pelecehan yang dirasakan itu memang di mana mana, perempuan selalu menjadi korban. Ini bukan saja soal kekerasan seksual tapi keamanan, kenyamanan kerja," katanya, dikutip Senin (1/9/2025).
Menurut Tonny, pelecehan terhadap perempuan masih kerap terjadi di ruang publik, termasuk di bandara.
Baca Juga: 5 Tokoh Perempuan Hebat yang Membentuk Sejarah Gerakan Feminisme Dunia
Komisi XIII akan terus memperjuangkan keadilan dan perlindungan bagi para korban pelecehan seksual di bandara-bandara di seluruh Indonesia.
"Apa yang disampaikan oleh federasi ada satu poin yang menjadi perhatian di komisi kita, yaitu terkait dengan perlindungan pemerintah secara inklusif kepada perempuan di bandara manapun. Artinya, yang disampaikan di Komisi XIII ini tidak salah, karena di Komisi XIII bicara HAM," jelasnya.
Politisi Partai Nasdem itu menekankan bahwa keamanan dan kenyamanan perempuan harus menjadi prioritas utama.
Baca Juga: 15 Nama Anak Perempuan dalam Islam, Kekinian dan Tetap Islami
Hal itu bertujuan untuk meminimalisir risiko terjadinya pelecehan seksual.
Legislator dari Dapil Papua itu juga mengusulkan agar perempuan tidak bekerja di luar rumah pada malam hari.
"Kalau perlu perempuan jangan kerja malam, kerja malam di rumah saja. Maksudnya kalau malam di rumah saja. Itu tidak baik kalau perempuan itu dapat jadwal kerja malam karena rentan sekali terhadap pelecehan-pelecehan itu," ujar Tonny.
Baca Juga: Puan Soroti Keterwakilan Perempuan di DPR yang Masih Rendah: Mereka Berhak Duduki Jabatan Publik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









