Akurat

Jangan Panik! Ini Cara Melapor Penipuan di Tiket.com dengan Mudah

Eko Krisyanto | 29 Desember 2025, 17:47 WIB
Jangan Panik! Ini Cara Melapor Penipuan di Tiket.com dengan Mudah

AKURAT.CO Di era digital yang serba cepat ini, bertransaksi secara online sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pemesanan tiket perjalanan.

Namun, di balik kemudahan tersebut, risiko penipuan juga kian meningkat. Salah satu platform yang kerap disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab adalah tiket.com.

Banyak penipu memanfaatkan kepercayaan pengguna dengan berbagai modus, seperti menawarkan promo palsu, hadiah fiktif, atau mengirimkan tautan yang menyerupai situs resmi untuk menjebak korban.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pengguna untuk mengetahui cara melapor penipuan di tiket.com agar dapat menghindari kerugian dan segera mengambil langkah tepat jika menjadi korban.

Berikut panduan lengkap yang bisa kamu ikuti agar laporanmu cepat diproses.

Waspadai Modus Penipuan yang Mengatasnamakan tiket.com

Banyak modus penipuan yang menggunakan nama tiket.com untuk mengelabui pengguna. Beberapa di antaranya:

● Penipu menghubungi lewat WhatsApp, SMS, atau telepon mengaku dari tiket.com dan menawarkan promo palsu.
● Meminta transfer ke rekening pribadi yang tidak sesuai dengan rekening resmi tiket.com.
● Mengarahkan korban ke tautan palsu (phishing) yang menyerupai situs tiket.com.
● Mengajak bergabung ke grup WhatsApp atau Telegram berhadiah dan meminta data pribadi atau deposit uang.

Tiket.com menegaskan bahwa semua transaksi hanya dilakukan melalui situs dan aplikasi resmi bukan lewat pihak ketiga atau link luar.

Saluran Resmi untuk Melapor ke tiket.com

Jika kamu menemukan indikasi penipuan atau menjadi korban, segera laporkan melalui saluran resmi tiket.com berikut ini:

● Email: cs@tiket.com
● WhatsApp/Telepon: +62 858 1150 0888 (layanan 24 jam)
● Pusat Bantuan (Help Center): https://www.tiket.com/help-center

Pastikan kamu hanya menghubungi kontak resmi tersebut. Jangan pernah menanggapi pesan dari nomor, akun media sosial, atau email yang mencurigakan.

Langkah-langkah Melapor Penipuan di tiket.com

Agar laporanmu dapat segera diproses, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Kumpulkan bukti lengkap seperti tangkapan layar percakapan, nomor rekening penipu, bukti transfer, serta kronologi kejadian.

2. Hubungi customer care tiket.com melalui email atau WhatsApp resmi dan sertakan semua bukti.

3. Tunggu verifikasi dari pihak tiket.com. Mereka akan melakukan pengecekan internal terhadap laporanmu dan memberikan tindak lanjut.

4. Laporkan ke pihak berwenang jika kerugian cukup besar atau melibatkan pihak luar, misalnya kepolisian atau situs aduan resmi seperti Lapor.go.id atau Cekrekening.id.

Tips Mencegah Penipuan Online di tiket.com

Agar tidak terjebak dalam penipuan serupa dan tetap menjaga keamanan saat bertransaksi, perhatikan hal-hal berikut dengan cermat:

● Lakukan transaksi hanya di situs dan aplikasi resmi tiket.com.
● Pastikan nama penerima dan rekening pembayaran sesuai dengan informasi di platform resmi.
● Jangan berikan OTP, PIN, password, atau data pribadi kepada siapapun.
● Waspadai pesan dengan tautan yang tidak berasal dari domain resmi tiket.com.
● Selalu ubah password secara berkala dan aktifkan fitur keamanan tambahan di akunmu.
● Selalu periksa kebenaran promo atau informasi melalui kanal resmi tiket.com.

Penipuan online bisa terjadi pada siapa saja, terutama bagi pengguna yang kurang berhati-hati terhadap modus baru.

Dengan mengetahui cara melapor penipuan di tiket.com, kamu bisa segera mengambil langkah yang tepat untuk melindungi diri dan membantu pihak tiket.com menindaklanjuti kasus serupa.

Ingat, tiket.com tidak pernah meminta data pribadi atau pembayaran di luar platform resmi.

Waspadai setiap tawaran yang terdengar selalu bagus untuk jadi kenyataan dan selalu periksa sumber informasi sebelum melakukan transaksi.

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK