Akurat

Wapres Terima Perwakilan Ojol, Bahas Penegakan Hukum Kasus Affan Kurniawan

Ahada Ramadhana | 1 September 2025, 09:13 WIB
Wapres Terima Perwakilan Ojol, Bahas Penegakan Hukum Kasus Affan Kurniawan

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menerima sejumlah perwakilan pengemudi ojek online (ojol) sambil santap siang bersama di Istana Wapres, Jakarta, pada Minggu (31/8/2025).

Dalam pertemuan ini, Wapres dan perwakilan ojol dari Gojek, Grab, Maxim dan inDrive membahas perkembangan situasi terkini pascamusibah yang menimpa salah seorang pengemudi ojol, Affan Kurniawan, saat terjadi unjuk rasa pada Kamis (28/8/2025) lalu.

Salah seorang perwakilan pengemudi Gojek, Rahman, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para pengemudi ojol untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Wapres Gibran.

Baca Juga: Kenang Affan Kurniawan, IKA UII Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol di Palembang

"Alhamdulillah, dalam pertemuan tadi lebih banyak kita yang meminta, mengajukan aspirasi kepada Pak Wapres. Dan alhamdulillah kita sefrekuensi untuk permasalahan yang saat ini sedang terjadi," katanya, melalui keterangan resmi BPMI Setwapres, Senin (1/9/2025).

Rahman menyampaikan bahwa para pengemudi ojol mengharapkan pemerintah bergerak cepat untuk mengatasi dinamika yang terjadi di Tanah Air. Khususnya gelombang unjuk rasa di berbagai daerah.

"Dan juga kita minta kepada pihak pemerintah untuk lebih cepat, untuk mengondisikan kejadian-kejadian dan keadaan hari ini. Karena, terus terang, dengan (adanya unjuk rasa) beberapa hari ini, kami teman-teman ojek online terganggu dalam mata pencaharian. Jumlah penumpang menurun, rasa waswas," jelasnya.

Baca Juga: Puan Melayat ke Rumah Affan Kurniawan, Beri Bantuan KJP hingga Motor untuk Keluarga

Menurut Rahman, komunitas pengemudi ojol di berbagai daerah telah memberikan edukasi kepada para anggotanya agar tidak terprovokasi atau ikut serta dalam aksi-aksi anarkis.

Dia menyatakan bahwa demo merupakan hak demokrasi yang dilindungi oleh undang-undang. Tapi jangan bersifat atau melakukan tindakan-tindakan anarkis seperti perusakan fasilitas umum dan penjarahan.

"Kami berusaha sebisa mungkin untuk meredam melalui teman-teman kami di wilayah kami masing-masing," katanya.

Baca Juga: Pakar Komunikasi: Pernyataan Prabowo Sudah Komprehensif Soal Tragedi Affan Kurniawan

Rahman mengungkapkan bahwa Wapres Gibran merespons positif. Termasuk berjanji akan mengawal proses hukum terkait insiden yang menyebabkan kematian Affan Kurniawan.

"Alhamdulillah beliau (Wapres) menangkapnya secara positif dan menjanjikan akan melakukan proses hukum kepada para pelaku insiden yang menimpa almarhum, rekan kita Affan Kurniawan. Kebetulan masih sahabat saya juga," ujarnya.

"Dengan penegakan hukum yang pasti, menghukum seberat-beratnya tujuh oknum dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan diberikan rasa keadilanlah, khususnya pada keluarga almarhum dan pada teman-teman," tambahnya.

Baca Juga: Bang Kent Sampaikan Belasungkawa, Desak Polisi Usut Tuntas Tragedi Wafatnya Affan Kurniawan

Rahman menegaskan bahwa pengemudi ojol selama ini tidak pernah bertindak anarkis apabila melakukan unjuk rasa. Sehingga, ia menilai, ada pihak-pihak tertentu yang menunggangi aksi unjuk rasa belakangan ini.

"Saya juga teman-teman berani menjamin kalau anak-anak ojol selama ini demo juga tidak pernah anarkis, tidak pernah melakukan penjarahan. Sepertinya demo-demo saat ini sudah disusupi. Arahnya sudah beda dari awal, awal kejadian dan keinginan kami sebagai ojol," jelasnya.

Terakhir, Rahman mengajak sesama pengemudi ojol dan juga masyarakat umum untuk tetap bijak dalam menyikapi situasi dan dinamika yang terjadi akhir-akhir ini.

Baca Juga: Putri Zulhas Minta Kasus Wafatnya Driver Ojol Affan Kurniawan Ditangani Transparan dan Adil

"Untuk teman-teman ojol, baik yang tergabung dalam komunitas ataupun single fighter di manapun berada, mari, jangan terpancing isu-isu provokatif dan ajakan-ajakan demo yang bersifat anarkis. Kita mencari rezeki untuk keluarga dan keselamatan kita lebih kita utamakan. Jadi, mari sama-sama kita ciptakan kondusivitas wilayah masing-masing agar aman biar kita juga cari duitnya tenang. Itu imbauan dari kami yang ada sekarang ini," pesannya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK