Akurat

Kompaknya Lima Calon Ketum Iluni FHUI, Rahmat Bastian: Ini Bukan Kompetisi Tapi Pengabdian

Mukodah | 6 November 2024, 16:30 WIB
Kompaknya Lima Calon Ketum Iluni FHUI, Rahmat Bastian: Ini Bukan Kompetisi Tapi Pengabdian

AKURAT.CO Penyelenggaraan Pemilu Raya Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (Pemira Iluni FHUI) semakin dekat.

Lima kandidat Ketua Umum Iluni FHUI terus melakukan pengenalan ke basis massa masing-masing di momen kampanye.

Sebagai pemanasan, sebelum memasuki momen debat pada 10 dan 17 November nanti, kelima kandidat, yakni Raden Rahmat Bastian (FHUI 1992), Fernandes Raja Saor (FHUI 2006), Mohamad Fajri Mekka Putra (FHUI 1999), Robby Ferliansyah Asshiddiqie (FHUI 2005) dan Yusuf Didi Setiarto (FHUI 1994) bertatap muka serta berbagi gagasan di YouTube Channel @podcastsembilan.

Dalam podcast yang disiarkan pada Senin (4/11/2024), kelima calon Ketum Iluni FHUI diberi waktu masing-masing 10 menit untuk memperkenalkan visi dan misi mereka.

Podcast bertema "Mensinergikan Peran Hukum di FHUI dan Peran Aktif Alumni FHUI Membangun Sistem Hukum di Indonesia" itu dipandu Alexander Frans dan Wina Armada Sukardi.
Kandidat nomor 5, Raden Rahmat Bastian, menyoroti dua hal di momen diskusi tersebut, yaitu peran alumni FHUI dan upaya pemberdayaan para alumni di masa mendatang.

"Sinergi dan konektivitas antaralumni tidak bisa dipisahkan. Kami merasa tidak bisa membangun Iluni yang kuat tanpa peran masing-masing alumni," ujarnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Baca Juga: ASEAN Futsal Championship: Bungkam Myanmar 5-1, Timnas Futsal Indonesia Sempurna Juara Grup B

Menurutnya, pemberdayaan sumber daya manusi (SDM) alumni FHUI menjadi kunci utama.
Faktanya, tidak semua lulusan FHUI menggeluti bidang hukum.

Mereka hebat di berbagai bidang. Ada yang menjadi entrepreneur dan birokrat juga.

"Saya punya data dari 1964 dan variasi profesi alumni ini sangat beragam. Saya sendiri berangkat dari korporat lawyer kemudian mendirikan lawfirm sendiri dan mulai belajar manajemen perkantoran. Saya merasa HRE (Human Resources Empowerment) adalah elemen penting dari Iluni," terang Rahmat yang juga CEO PT. Kalimatera Kotawaringin.

Dirinya meyakini bahwa semua alumni FHUI adalah jenius dan istimewa.

Karena bukan hal mudah bisa lolos dan mengenyam pendidikan di FHUI.

Tetapi juga masih banyak lulusan FHUI yang mengantre pekerjaan di luar sana.

"Saya sempat mendapat sentilan dari alumni lain di luar UI, kenapa alumni FHUI tidak membuka lapangan pekerjaan. Jadi saya ingin, kita di Iluni nanti, jika saya terpilih, akan proaktif ke masing-masing alumni bisa diberdayakan. Agar bisa berdaya dan membuka lapangan kerja bagi adik-adik lulusan FHUI lainnya," paparnya.

Menurut Rahmat, Iluni juga wajib berperan aktif menjalin link and match dengan dunia praktik.

"Karena kalau dunia kerja berdasarkan lamaran kemudian diseleksi lalu diterima. Tapi dunia praktik itu lebih luas dan dinamis hingga ke level kewirausahaan yang menciptakan lapangan kerja," katanya.

Rahmat yakin niatnya membawa FHUI menjadi lebih baik ke depan bisa dipahami oleh para alumni yang akan menjadi pemilihnya nanti.

Rahmat sendiri telah menyiapkan tiga poin penting jika terpilih sebagai Ketua Umum Iluni FHUI 2024-2027.

Pertama, membangun konektivitas dan networking bagi Iluni FHUI dan mahasiswa FHUI.

"Kedua, memberikan kontribusi yang konkret bagi kemajuan pendidikan hukum di Indonesia. Dan poin ketiga, saya ingin menjadikan Iluni FHUI sebagai organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," beber pemilik akun Instagram @rahmatbastianilunifhui itu.

Baca Juga: Ketua TIDAR Singapura Optimis Wujudkan Visi Presiden Prabowo: Mengharumkan Merah Putih di Dunia Internasional

Rahmat juga mengingatkan bahwa mereka kelima kandidat saat ini telah mengukir sejarah.

"Kita berlima ini adalah kandidat caketum Iluni FHUI terbanyak dalam sejarah. Di sini kita bukan berkompetisi melainkan pengabdian," ucapnya.

Maka itu, Rahmat mengajak seluruh alumni FHUI untuk mendaftarkan diri secara online hingga 9 November mendatang, agar punya hak suara di pemungutan suara online pada 29-30 November2024.

"Jika saya terpilih, target saya jelas, akan mengadakan program yang bisa mumpuni dan mengayomi semua jenis profesi, termasuk notaris. Bahkan, saya sudah memikirkan tiga kegiatan besar bagi notaris dan pejabat pembuat akta tanah. Hingga reuni akbar FHUI di GBK untuk bisa merangkul semua alumni tanpa kecuali," terangnya.

Rahmat mengaku sudah siap untuk mengikuti rangkaian ajang debat pada 10 dan 17 November nanti.

"Siap, sangat siap," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Panitia Pemira Iluni FHUI, Arya Wibisana, menjelaskan, pendaftaran pemilih menggunakan sistem elektronik yang berbeda dari Pemira sebelumnya.

"Kali ini juga harus melampirkan pindaian ijazah," katanya.

Bagi calon pemilih yang menyandang status alumni tanpa punya ijazah kelulusan FHUI, bisa melampirkan surat keterangan dari FHUI.

Baca Juga: Fitur Blokir di X Berubah, Ini Dampaknya bagi Pengguna

"Kami akan gunakan sistem baru dengan data alumni dari Biro Pendidikan FHUI. Namanya OC Independent Electronic Voting System. Ini menggunakan website, tidak ada aplikasinya," jelas Arya.

Proses pemilihan bisa dilakukan dari mana saja tetapi akan disediakan titik pemilihan luring yang belum ditentukan.

Pelaksanaan pemungutan suara dilakukan pada 29-30 November 2024 dan ditetapkan hasilnya pada Musyawarah Nasional Iluni FHUI pada 1 Desember 2024.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK