Harun Masiku Belum Ditangkap, KPK: Sabar!
Oktaviani | 23 Juni 2024, 11:30 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat untuk bersabar terkait belum ditangkapnya buronan Harun Masiku, yang merupakan tersangka kasus penyuapan terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022.
"Penyidik meminta terkait proses ini agar rekan-rekan jurnalis dan masyarakat bersabar," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, seperti dikutip Akurat.co, Minggu (23/6/2024).
Tessa menyebut saat ini Penyidik KPK sedang fokus mencari keberadaan Harun Masiku. Jadi, kata dia, pihaknya tidak bisa ekspos, tidak bisa publish saat ini.
"Saat ini penyidik sedang berproses dalam rangka mencari keberadaan tersangka HM," ujarnya.
KPK berharap seluruh masyarakat mendukung upaya lembaga atirasuah untuk segera menangkap Harun Masiku, yang telah buron selama 4,5 tahun.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Mawarta mengaku penyidik KPK sudah kantongi lokasi tersangka Harun Masiku.
“Saya pikir sudah, penyidik (tahu lokasinya),” kata Alex seusai rapat bersama DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2024).
“Mudah-mudahan saja dalam satu minggu ketangkep. Mudah-mudahan,” tuturnya.
Namun belakangan Alex membantah menjanjikan penangkapan Harun bakal segera dilakukan dalam waktu dekat ini.
Dia menyebut jika berharapannya agar Harun Masiku dapat segera ditangkap. Pimpinan KPK, lanjut Alexander, selalu mendorong agar Harun bisa segera ditangkap.
"Kan saya bilang semoga atau mudah-mudahan,” kata Alexander Marwata dalam keterangannya kepada wartawan, seperti dikutip Akurat.co, Rabu (12/6/2024).
Alex sendiri mengaku tidak mengetahui keberadaan Harun Masiku. Menurut Alex, keberadaan buronan lembaga antirasuah tersebut menjadi urusan penyidik.
KPK kembali melacak keberadaan Harun Masiku dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto.
Dia diduga dipanggil penyidik untuk didalami mengenai informasi baru dugaan keberadaan Harun. Selain keberadaan, KPK mengendus adanya upaya menghalangi pencarian Harun Masiku.
Saat melakukan pemeriksaan, KPK menyita ponsel milik Sekjen partai berlambang Banteng moncong putih itu. Selain ponsel milik Hasto, penyidik juga merampas ponsel milik staf Hasto yang bernama Kusnadi, dan buku partai berisi catatan pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dengan Hasto.
KPK kemudian menjadwalkan pemeriksaan kepada anak buah Hasto Kristiyanto, Kusnadi, Kamis (13/6/2024). Namun yang bersangkutan mangkir dari pemeriksaan KPK dengan alasan baru mendapat surat panggilan, Rabu (12/6/2024) malam.
Baru pada hari Rabu (19/6/2024), Kusnadi datang memenuhi panggilan penyidik KPK.
Sebelumnya, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pelajar atau mahasiswa dan pengacara terkait penyidikan dan pencarian tersangka kasus dugaan suap penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 Harun Masiku (HM).
Adapun dua mahasiswa yang diperiksa yakni, Melita De Grave dan Hugo Ganda. Sedangkan seorang advokat yang diperiksa bernama Simon Petrus.
Harun Masiku merupakan tersangka pemberi suap terhadap eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Pemberian dilakukan agar bisa duduk sebagai anggota DPR lewat pergantian antar waktu atau PAW.
Harun masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 29 Januari 2020. Terbaru, KPK menginformasikan National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia telah menerbitkan red notice atas nama Harun Masiku pada Jumat, 30 Juli 2023.
Akan tetapi, sampai saat ini pencarian mantan caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu belum membuahkan hasil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










