Akurat

KPK Dukung Penuh Perbaikan Layanan Bebas Korupsi di Lingkup Kementan

Arief Rachman | 17 Mei 2024, 11:15 WIB
KPK Dukung Penuh Perbaikan Layanan Bebas Korupsi di Lingkup Kementan

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam melakukan perbaikan layanan menuju wilayah bebas korupsi.

Hal ini disampaikan Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan di Kantor Pusat Kementan, Kamis (16/5/2024).

"Pak Menteri menargetkan Kementan berada di wilayah hijau (bebas korupsi) dan kami mendukung perubahan tersebut agar menuju lebih baik lagi kedepannya," ujar Pahala.

Pahala mengatakan sejauh ini berbagai penilaian pada eksternal Kementan masih dalam kondisi baik, meski dari sisi internal memerlukan perbaikan.

Baca Juga: Kesetiaan pada Pelestarian Seni Budaya Nusantara, Rina Ciputra Raih Penghargaan Nusantara Awards 2024

Namun dia yakin, jika semua rekomendasi perbaikan KPK dijalankan sampai tingkat eselon 2 maka ke depan kementan akan meraih predikat hijau atau wilayah bebas korupsi.

"Itu semua (rekomendasi) sudah kita bahas dan pak menteri akan merespon dalam waktu satu minggu ke depan sehingga kita akan dapat melihat rekomendasi sampai tingkat eselon 2 jadi bisa sangat detail," katanya.

Pahala berharap, percepatan menuju wilayah hijau terus mendapat dukungan dari semua pihak terutama jajaran kerja di lingkup Kementan agar ke depan lembaga tersebut betul-betul bersih dari perilaku korupsi. "Itu yang kita harapkan," kata dia.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam memberantas praktek korupsi di lingkup kementan.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Witan Sulaeman Enggak Dipanggil Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Dia meminta jajaran kerjanya bekerja dengan baik dan tidak menerima titipan apapun untuk kepentingan pribadi yang berujung pada korupsi.

"Saya tegaskan jangan ada titipan-titipan jabatan maupun proyek di Kementan. Dan ingat, bila ada yang melanggar aku kasih sanksi berat sampai pemecatan," katanya.

Mentan mengaku tindakan tegas terhadap korupsi sudah dia lakukan sejak mengisi pos Mentan pada periode pertama Presiden Joko Widodo. Saat itu, dia mencopot beberapa pejabat utama yang terbukti berbuat curang.

"Dulu pernah kami lakukan dan berhasil mendapat predikat anti-korupsi terbaik. Jadi Insya Allah ke depan kami perbaiki raportnya," jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.