AKURAT.CO KPK belum jera menjerat eks Wamenkumham Eddy Hiariej, sekalipun kalah praperadilan. PN Jaksel menyatakan penetapan tersangka terhadap Eddy tidak sah dan harus batal menurut hukum.
Ketua sementara KPK, Nawawi Pomolango belum bisa bersikap, apakah badan antikorupsi yang dipimpin bakal mengeksekusi putusan PN Jaksel. Dia meminta waktu untuk memelajari putusan hakim tunggal Estiono.
"Kita akan pelajari dahulu putusan hakim prapidnya," kata Nawawi, kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (30/1/2024).
Baca Juga: Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Eddy Hiariej Batal
Estiono membatalkan status tersangka Eddy Hiariej karena dianggap dilakukan tidak memenuhi prosedur, diawali dengan dua alat bukti yang sah. Dalam putusannya, Estiono juga menolak eksepsi KPK selaku termohon.
"Dalam pokok perkara menyatakan penetapan tersangka oleh termohon terhadap pemohon tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” kata Estiono.
Baca Juga: Eddy Hiariej Mundur, Yasonna Tak Pikirkan Pengganti
Eddy dijerat KPK lantaran ditengarai menerima gratifikasi Rp8 miliar dari Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri (CLM) Helmut Hermawan. Pemberi suap sudah ditersangkakan dan ditahan KPK.
Eddy ditersangkakan bersama dua orang dekat yakni, Yogi Arie Rukmana dan Yosi Andika Mulyadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









