AKURAT.CO Penanganan perkara korupsi proyek pembangunan BTS Kominfo oleh Kejaksaan Agung nampaknya dianggap tidak maksimal, lantaran belum mengungkap semua yang terlibat.
Atas hal itu, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) berencana mendatangi kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kamis (31/8/2023).
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, mengatakan, pihaknya akan melaporkan dugaan monopoli/persekongkolan proyek BTS Kominfo tahun 2021-2022 pada siang ini.
Baca Juga: Sidang BTS Kominfo, Hakim Ingatkan 12 Saksi Untuk Jujur
"Dengan proses di KPPU diharapkan akan bongkar dugaan persekongkolan dan bongkar semua yang diduga terlibat termasuk dugaan petinggi-petinggi politisi," jelasnya kepada wartawan.
Menurut Boyamin, MAKI bakal melaporkan inisial JS, nama yang disebut-sebut penyidik maupun para tersangka dalam berita acara pemeriksaan (BAP) sebagai salah satu pihak swasta pengendali dan penghubung antar-konsorsium pemenang tender paket 1, 2, 3, 4 dan 5 proyek BTS Kominfo.
JS juga diduga sebagai pihak konsorsium dan subkontraktor yang menggarap paket 1 dan paket-2 pembangunan 1.435 dari 4.200 menara telekomunikasi yang terindikasi melakukan transaksi haram.
Bahkan, dia menjadi koordinator bagi para subkontraktor penyedia infrastruktur BTS Kominfo.
Baca Juga: Fakta Sidang Korupsi BTS Kominfo, Saksi Akui Terima Rp2,4 Miliar Dari Irwan Hermawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 6Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel







