Akurat

Kuota Haji Kabupaten Bogor 2026 Turun Drastis, Akibat Aturan Baru Kemenhaj?

Lufaefi | 13 November 2025, 06:03 WIB
Kuota Haji Kabupaten Bogor 2026 Turun Drastis, Akibat Aturan Baru Kemenhaj?

AKURAT.CO Kuota jemaah haji Kabupaten Bogor untuk tahun 2026 mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang dirilis melalui Kementerian Agama RI, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Bogor turun hampir setengah dari tahun sebelumnya.

Pada 2025, Kabupaten Bogor mendapatkan kuota sebanyak 3.189 jemaah, namun pada 2026 hanya 1.598 orang. Penurunan ini menjadikan Bogor sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang paling terdampak kebijakan redistribusi kuota haji tahun depan.

Kebijakan baru ini disebut-sebut sebagai bagian dari penyesuaian alokasi dan distribusi daftar tunggu nasional, seiring dengan penerapan sistem digitalisasi dan pemerataan kuota di seluruh Indonesia oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi (Kemenhaj) serta Kementerian Agama RI.

Baca Juga: Cara Cek Nomor Porsi Haji 2026: Panduan Lengkap Estimasi Keberangkatan dan Kuota Tiap Provinsi

Selain Bogor, beberapa daerah lain di Jawa Barat juga mengalami penurunan serupa. Kota Bandung misalnya, turun dari 2.325 jemaah pada 2025 menjadi 1.495 jemaah pada 2026. Kabupaten Bandung bahkan lebih drastis, dari 2.546 menjadi hanya 429 jemaah.

Meski begitu, tidak semua wilayah mengalami pengurangan. Kota Bekasi justru mengalami peningkatan tajam dari 2.615 jemaah menjadi 4.964 orang, sedangkan Kabupaten Indramayu naik dari 1.699 menjadi 2.885 jemaah.

Secara keseluruhan, kuota haji Jawa Barat tahun 2026 tercatat sebanyak 29.643 orang, terdiri atas 27.833 jemaah reguler, 1.482 jemaah lansia, 205 pembimbing KBIHU, dan 123 petugas haji daerah.

Penurunan kuota di beberapa wilayah memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat dan pemerintah daerah. Sejumlah pihak menduga hal ini berkaitan dengan aturan baru dari Kemenhaj Arab Saudi yang menyesuaikan kapasitas layanan serta penerapan sistem digital dan proporsionalitas daftar tunggu antarprovinsi.

Baca Juga: BPKH dan Buzz ARVR Kolaborasi Kembangkan Solusi Layanan Digital untuk Kemudahan Jemaah Haji dan Umrah

Hingga kini, Kementerian terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab spesifik penurunan drastis di Kabupaten Bogor dan sejumlah daerah lain. Pemerintah daerah berharap adanya evaluasi dan klarifikasi dari Kementerian terkait agar calon jemaah haji yang sudah lama menunggu tidak semakin tertunda keberangkatannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.