Akurat

Prodi IQT STAINI Parung Bogor Selesaikan Asesmen Lapangan

Eko Krisyanto | 16 Agustus 2025, 16:24 WIB
Prodi IQT STAINI Parung Bogor Selesaikan Asesmen Lapangan

AKURAT.CO Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman (STAINI) Parung Bogor, resmi menuntaskan rangkaian asesmen lapangan akreditasi pada Sabtu (16/08/2025).

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini menjadi momentum penting bagi STAINI dalam meneguhkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia, khususnya pada program studi IQT.

Asesmen lapangan tersebut dihadiri dua guru besar terkemuka, yakni Prof. Dr. Uswatun Hasanah, M.Ag., Guru Besar Ilmu Hadis Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, serta Prof. Dr. Abad Badruzaman, M.Ag., Guru Besar Tafsir UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Kehadiran keduanya memberi warna tersendiri bagi proses asesmen karena banyak memberikan apresiasi dan catatan positif atas capaian yang telah diraih Prodi IQT STAINI.

Baca Juga: Wisuda 448 Sarjana, Ketua STAINI Parung Bogor: Gelar Sarjana Adalah Gerbang Menuju Pengabdian

Dalam pandangan Prof. Uswatun Hasanah, perguruan tinggi yang diketuai oleh Dr. H. Umi Waheeda, S.Psi., M.Si. ini memiliki keunggulan yang jarang ditemui di kampus lain. Sistem boarding yang diterapkan, dengan mahasiswa berasal dari lingkungan pesantren, dinilai mampu membentuk karakter akademik dan religius yang kuat.

Bahkan, mahasiswa tidak hanya dibina secara akademik, tetapi juga mendapatkan dukungan pembiayaan penuh dari pesantren. “Ini sesuatu yang istimewa dan sulit ditemukan di tempat lain,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi keberadaan kajian tafsir yang rutin digelar setiap pagi, yang menurutnya menjadi kekhasan tersendiri dalam membangun atmosfer keilmuan Al-Qur’an di Prodi IQT STAINI Parung, Bogor.

Lebih jauh, Prof. Uswatun menilai potensi STAINI sangat besar untuk tumbuh pesat. Hal ini didukung oleh basis pesantren yang memiliki 58 unit usaha produktif, sebuah kekuatan ekonomi yang diharapkan mampu menopang kualitas pengembangan program studi ke depan.

Sementara itu, Prof. Abad Badruzaman menyampaikan kekagumannya terhadap sumber daya manusia yang dimiliki STAINI. Menurutnya, kualitas dosen dan pengelola prodi sudah melampaui ekspektasi awal.

“STAINI memiliki peluang untuk setara dengan prodi-prodi lain di institusi besar, asalkan konsistensi mutu terus dijaga,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan jejaring kerja sama, termasuk di level internasional, agar STAINI dapat lebih dikenal dan diminati mahasiswa dari luar negeri.

Selain apresiasi terhadap mahasiswa, dosen, serta kekuatan kelembagaan, para asesor juga menaruh perhatian khusus pada alumni dan mitra kerja sama. Keduanya dinilai sudah berjalan baik dan sepatutnya ditempatkan pada posisi yang strategis untuk mendukung keberlanjutan pengembangan mutu akademik.

Baca Juga: Mahasiswa STAINI Parung Bogor Raih Juara 3 Asian Taekwondo Championship di Vietnam

Meski demikian, asesmen lapangan ini juga menjadi sarana refleksi bagi STAINI. Sejumlah hal seperti penguatan administrasi, pembaruan data beasiswa, keseragaman Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga perluasan mitra kerja sama di tingkat nasional dan internasional menjadi catatan yang akan ditindaklanjuti demi perbaikan berkelanjutan.

Dengan selesainya asesmen lapangan ini, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAINI Parung Bogor menatap masa depan dengan optimisme tinggi. Dukungan pesantren, keunggulan sistem boarding, serta apresiasi dari para guru besar menjadi modal penting untuk menjadikan STAINI sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua I Bidang Akademik STAI Nurul Iman Parung, Bogor, Assoc. Prof. Dr. Ali Mutakin, M.A., M.A.Hk., Ketua II Bidang SDM, Dr. Subaiki Ikhwan, M.Pd, Ketua III Bidang Kemahasiswaan Muhammad Abdul Jalil, M.Pd., Kaprodi IQT Mahmuruddin, M.Ag., Wakaprodi Setyo Kurniawan, M.Hum., puluhan dosen Prodi IQT STAINI, alumni, mitra, dan pengguna lulusan STAINI.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Lufaefi
Editor
Lufaefi