Mahasiswa STAINI Parung Bogor Raih Juara 3 Asian Taekwondo Championship di Vietnam

AKURAT.CO Kabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman. Muhammad Syarif Hidayatullah, seorang santri sekaligus mahasiswa semester VI Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) di STAI Nurul Iman (STAINI), berhasil meraih juara 3 dalam kompetisi bergengsi tingkat Asia, Asian Taekwondo Championship, yang diadakan di Vietnam pada 24 Mei 2024.
Ajang ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara Asia, seperti Indonesia, Filipina, Thailand, Iran, Malaysia, Vietnam, Singapura, Kamboja, Arab Saudi, China, Taiwan, dan Jepang.
Kompetisi yang berlangsung sengit ini menjadi arena pembuktian kemampuan Muhammad Syarif Hidayatullah, yang sukses membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional.
Dalam keterangannya, Muhammad Syarif Hidayatullah mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.
“Alhamdulillahirabbil ‘Alamin terima kasih puji syukur masih diberikan kesempatan untuk mengharumkan bendera merah putih di kanca internasional, walaupun belum bisa memberikan podium satu, semoga di next event bisa memberikan yang lebih baik lagi,” ungkap Muhammad Syarif Hidayatullah.
Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga besar Al-Ashriyah Nurul Iman, mulai dari Abah Habib Saggaf bin Mahdi bin Syeikh Abu Bakar bin Salim beserta Dr. Umi Waheeda Binti H. Abdul Rahman S.Psi., M.Si, para pelatih, orang tua, guru-guru, ahlul bait, serta seluruh keluarga besar Nurul Iman. Menurutnya, dukungan dan doa mereka menjadi bagian penting dalam keberhasilannya.
Tak lupa, ia juga memberikan motivasi kepada santri lain yang sedang menjalani latihan Taekwondo. “Tetap semangat berlatih dan bersungguh-sungguh untuk mengharumkan nama baik keluarga besar Nurul Iman, keluarga, dan Indonesia,” pesannya.
Untuk rekan-rekan sesama santri dan mahasiswa STAINI, ia juga berpesan agar tetap semangat dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan apa yang dipilih sekarang dan berprestasi dengan versinya sendiri.
Baca Juga: Raih Juara di Ajang Debat Bahasa Arab Tingkat Nasional, STAINI Buktikan Sebagai Kampus Kompetitif
Ia juga mengungkapkan, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman mampu melahirkan generasi berkualitas di berbagai bidang.
"Pendidikan berbasis pesantren yang gratis ini tidak hanya menghasilkan santri yang unggul dalam ilmu agama, tetapi juga di bidang olahraga dan aktivitas ekstrakurikuler lainnya," tutup pria yang akrab dipanggil Syarif itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







