Akurat

Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Muharram 1447 H

Fajar Rizky Ramadhan | 9 Juli 2025, 07:01 WIB
Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Muharram 1447 H

AKURAT.CO Bulan Muharram menjadi salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Selain dikenal dengan puasa Tasu’a dan Asyura, bulan ini juga menjadi momen yang tepat untuk melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh.

Puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan rutin yang dikerjakan setiap pertengahan bulan Hijriah, termasuk pada bulan Muharram 1447 H ini.

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Dalam bulan Muharram 1447 H, ketiga tanggal tersebut jatuh pada pertengahan bulan pertama dalam kalender Islam.

Rasulullah SAW secara khusus menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa ini.

Dalam hadits riwayat Tirmidzi, beliau bersabda: “Wahai Abu Dzar, jika engkau hendak berpuasa dalam sebulan, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15.”

Puasa ini memiliki banyak keutamaan. Salah satu di antaranya adalah mendapatkan pahala yang nilainya setara dengan puasa sepanjang tahun.

Hal ini merujuk pada perhitungan pahala dalam Al-Qur’an, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Satu hari puasa Ayyamul Bidh dihitung seperti berpuasa selama sepuluh hari.

Maka jika dikerjakan tiga hari dalam sebulan, nilainya sama dengan puasa tiga puluh hari atau satu bulan penuh.

Baca Juga: Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juli 2025

Bagi umat Islam yang ingin melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada bulan Muharram 1447 H, berikut adalah bacaan niat yang dapat dilafalkan:

Dalam bahasa Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyamil bidh lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”

Niat ini sebaiknya dilafalkan dalam hati atau dengan lisan sebelum terbit fajar, sebagai bentuk ketegasan dalam hati bahwa ibadah yang dilakukan murni karena Allah SWT.

Puasa ini bersifat sunnah, sehingga pelaksanaannya membawa pahala bagi yang mengerjakannya, namun tidak berdosa jika ditinggalkan.

Baca Juga: Niat Puasa 11 Muharram Setelah Puasa Asyura

Melaksanakan puasa Ayyamul Bidh di bulan Muharram 1447 H bukan hanya menjadi bentuk ketaatan individual, tetapi juga sarana untuk menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Selain meraih pahala, puasa ini juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta meningkatkan kedekatan spiritual seorang hamba kepada Tuhannya.

Semoga momentum Muharram 1447 H ini menjadi awal yang baik untuk memperbaiki diri, memperbanyak amalan sunnah, dan menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.