Akurat

Kalender Jawa Bulan Mei 2025: Lengkap dengan Weton dan Hari Libur Nasional

Fajar Rizky Ramadhan | 19 Mei 2025, 16:46 WIB
Kalender Jawa Bulan Mei 2025: Lengkap dengan Weton dan Hari Libur Nasional

AKURAT.CO KalenderJawa masih menjadi rujukan penting bagi masyarakat Jawa dalam menentukan hari baik, terutama untuk kepentingan adat, pernikahan, dan aktivitas spiritual.

Tradisi ini tetap lestari di tengah modernisasi penanggalan Masehi dan Hijriah, bahkan diakses luas melalui berbagai platform digital.

Memasuki bulan Mei 2025, sejumlah tanggal penting dalam kalender nasional dan keagamaan juga tercantum, disandingkan dengan sistem penanggalan Jawa dan Hijriah.

Berikut adalah rangkuman kalender Jawa untuk bulan Mei 2025, lengkap dengan informasi weton, tanggal Jawa, dan tanggal Hijriah:

Awal bulan Mei dibuka dengan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Kamis, 1 Mei 2025, bertepatan dengan weton Kamis Pon, 3 Sela 1958 dalam kalender Jawa, serta 3 Dzulqa’dah 1446 Hijriah.

Sementara itu, momentum spiritual masyarakat Buddhis, Hari Raya Waisak, diperingati pada Senin, 12 Mei 2025 (Senin Wage, 14 Sela 1958 / 14 Dzulqa’dah 1446 H). Cuti bersama Hari Raya Waisak pun ditetapkan pada Selasa, 13 Mei 2025 (Selasa Kliwon).

Baca Juga: Kalender Jawa Weton Hari Ini 19 Mei 2025: Makna, Karakter, dan Kecocokan Jodoh Senin Legi

Memasuki akhir bulan, umat Kristiani memperingati Kenaikan Isa Almasih pada Kamis, 29 Mei 2025, yang jatuh pada weton Kamis Legi, 2 Besar 1958 dalam kalender Jawa, atau 2 Dzulhijjah 1446 H dalam kalender Hijriah.

Secara lengkap, berikut susunan weton dan tanggal penting sepanjang Mei 2025:

  • 1 Mei (Kamis Pon): Hari Buruh Internasional

  • 12 Mei (Senin Wage): Hari Raya Waisak 2569 BE

  • 13 Mei (Selasa Kliwon): Cuti Bersama Waisak

  • 29 Mei (Kamis Legi): Kenaikan Isa Almasih

Pergantian bulan Jawa dari Sela ke Besar terjadi pada Rabu, 28 Mei 2025, yang bertepatan dengan weton Rabu Kliwon dan 1 Dzulhijjah 1446 H.

Ini menandai masuknya bulan penuh makna dalam kalender Hijriah, terutama bagi umat Islam yang bersiap menyambut Hari Raya Iduladha pada bulan berikutnya.

Baca Juga: Jawa Tengah Catatkan Jumlah Peserta Terbanyak dalam Program Seleksi NPC Indonesia

Dalam konteks budaya dan spiritualitas, kalender Jawa bukan hanya sistem penanggalan, melainkan representasi kearifan lokal yang terus diwariskan lintas generasi.

Bagi masyarakat yang memadukan nilai-nilai tradisi dengan kehidupan modern, mengacu pada kalender ini menjadi bagian dari harmoni dalam menentukan keputusan penting dalam hidup.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.