Akurat

Dua Calon Jemaah Haji Tertua dari Aceh Besar Siap Berangkat, Usianya Hampir Satu Abad

Fajar Rizky Ramadhan | 7 Mei 2025, 07:45 WIB
Dua Calon Jemaah Haji Tertua dari Aceh Besar Siap Berangkat, Usianya Hampir Satu Abad

AKURAT.CO Dua jemaah calon haji (JCH) asal Aceh Besar yang berusia 96 tahun siap berangkat ke Tanah Suci.

Mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 bersama ratusan jemaah lainnya yang dijadwalkan terbang pada Kamis, 29 Mei 2025.

Kedua jemaah tertua tersebut adalah Hendon, warga Desa Kayee Kunyet, Kecamatan Blang Bintang, dan Nyak Cit dari Desa Bueng Ceukok, Kecamatan Ingin Jaya.

Sementara itu, jemaah termuda dari Aceh Besar tahun ini adalah Muhammad Rizki (18), asal Desa Lamgeuriheu, Kecamatan Lhoong.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Besar, Saifuddin, memastikan bahwa keduanya telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak untuk menunaikan ibadah haji.

“Keduanya juga disebut memiliki semangat yang kuat beribadah di Tanah Suci,” ujar Saifuddin, Selasa (6/5/2025).

Baca Juga: BP Haji Sebut Arab Saudi Setuju Dam Haji Dilakukan di Indonesia

Ia menambahkan, "Jemaah atas nama Hendon akan didampingi keluarganya, sedangkan Nyak Cit akan berangkat sendiri." Meski usia mereka hampir mencapai satu abad, semangat untuk beribadah tetap menyala kuat.

Tahun ini, Aceh Besar memberangkatkan total 420 jemaah yang terbagi dalam kloter 5 dan 11. Kloter 5 dijadwalkan terbang lebih awal, yakni pada Kamis, 22 Mei 2025.

Saifuddin juga mengingatkan seluruh jemaah untuk mempersiapkan diri dengan baik. “Saya meminta para jemaah haji untuk fokus persiapan dan menjaga kesehatan serta olahraga jelang keberangkatan. Ibadah haji merupakan ibadah yang sangat dahsyat, membutuhkan kemampuan fisik, finansial dan kesabaran,” katanya.

Kementerian Agama, menurutnya, akan memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh jemaah, khususnya lanjut usia, sejak manasik hingga proses pemulangan.

“Pelayanan ini sebagai wujud komitmen Kemenag dalam memberikan layanan prima kepada siapapun termasuk jemaah lanjut usia. Keluarga tidak perlu khawatir karena ada petugas yang nantinya akan memantau aktivitas dan kondisi jemaah,” jelas Saifuddin.

Dengan semangat dan kesiapan fisik yang telah dipastikan, dua jemaah sepuh dari Aceh Besar ini menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menjalani ibadah dengan tekad dan kesungguhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.