Akurat

Menag Nasaruddin Umar Minta Jemaah Haji Jangan Memaksa Shalat Arba'in di Madinah

Fajar Rizky Ramadhan | 3 Mei 2025, 07:30 WIB
Menag Nasaruddin Umar Minta Jemaah Haji Jangan Memaksa Shalat Arba'in di Madinah

AKURAT.CO Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, melalui pernyataan resmi menyampaikan imbauan kepada jemaah calon haji Indonesia agar tidak terlalu memaksakan diri untuk melaksanakan Shalat Arbain di Masjid Nabawi, Madinah.

Hal ini penting demi menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji yang jauh lebih utama.

“Arbain itu sunnah, yang wajib itu haji di Arafah,” ujar Menag Nasaruddin Umar saat melepas keberangkatan jemaah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (1/5/2025) malam.

Gelombang pertama keberangkatan jemaah dimulai Jumat (2/5/2025) dini hari. Mereka akan tinggal di Madinah selama delapan hingga sembilan hari sebelum menuju Makkah untuk menjalani prosesi utama haji.

Shalat Arbain merupakan ibadah sunnah yang dilakukan dengan cara mengikuti shalat wajib berjamaah sebanyak 40 waktu secara berturut-turut di Masjid Nabawi. Meskipun menjadi tradisi spiritual yang sangat dihormati, amalan ini bukan bagian dari rukun atau kewajiban haji.

Baca Juga: Haji 2025: DPR RI Kawal Ketat Layanan, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan

Menag menekankan pentingnya menjaga stamina dan tidak memforsir diri hanya demi mengejar amalan sunnah, apalagi jika hal tersebut berpotensi mengganggu pelaksanaan ibadah wajib di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Jadi jangan mengejar yang sunnah tapi menelantarkan yang wajib. Pembimbing haji minta jamaahnya untuk tidak memaksakan. Allah Maha Tahu kalau kita tidak bisa menyempurnakan Arbain,” tegas Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

Tahun ini, kuota haji Indonesia mencapai 221.000 jemaah, yang diberangkatkan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung dari 2 hingga 16 Mei 2025. Pada 2 Mei, sebanyak 7.514 orang termasuk petugas diberangkatkan dalam 19 kelompok terbang.

Pemerintah berharap jemaah dapat fokus pada kewajiban utama dalam ibadah haji, serta tetap memperhatikan kondisi fisik agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan sempurna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.