Akurat

Kalender Februari 2025 yang Termasuk Libur Nasional Hari Besar Islam Ada atau Tidak?

Fajar Rizky Ramadhan | 1 Februari 2025, 07:00 WIB
Kalender Februari 2025 yang Termasuk Libur Nasional Hari Besar Islam Ada atau Tidak?

 

AKURAT.CO Kalender Februari 2025 menjadi salah satu fokus sebagian orang untuk melihat apakah ada hari libur nasional atau tidak. Termasuk apakah ada libur memperingati hari besar Islam atau tidak ada.

Jika melihat secara real, kalender Februari 2025 tidak mencantumkan hari libur nasional yang bertepatan dengan peringatan hari besar Islam.

Dalam daftar resmi hari libur nasional yang telah ditetapkan pemerintah, tidak ada tanggal merah pada bulan ini yang berkaitan dengan peringatan keagamaan Islam.

Hari-hari besar Islam seperti Isra Mikraj, Idul Fitri, dan Idul Adha memiliki tanggal yang berubah setiap tahun berdasarkan kalender Hijriah, yang berbeda dari kalender Masehi.

Baca Juga: Nisfu Sya'ban: Keutamaan dan 5 Amalan Paling Besar Pahalanya

Pada tahun 2025, Isra Mikraj jatuh pada bulan Januari, sementara Idul Fitri diperkirakan akan berlangsung pada akhir Maret atau awal April.

Hal ini berarti Februari 2025 tidak memiliki peringatan keagamaan Islam yang diakui sebagai hari libur nasional di Indonesia.

Meskipun demikian, bulan Februari tetap memiliki beberapa hari besar nasional dan internasional yang diperingati di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, dan sejarah.

Namun, bagi umat Islam yang ingin tetap merayakan atau memperingati hari-hari penting dalam ajaran agama mereka, tetap bisa melakukannya dengan cara yang sesuai dengan tradisi dan ajaran Islam meskipun tidak termasuk dalam kalender libur nasional.

Baca Juga: Kalender Jawa Weton 30 Januari 2025 Tentang Apa? Yuk Lihat Bagaimana Islam Merespons Ini

Jadi, bagi Anda yang mencari hari libur nasional terkait hari besar Islam pada Februari 2025, bulan ini memang tidak memiliki tanggal merah untuk peringatan keagamaan tersebut.

Namun, tetap ada banyak cara untuk memaknai bulan ini sesuai dengan nilai-nilai keagamaan dan budaya masing-masing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.