Akurat

VIRAL Curhat Wanita Baru 2 Bulan Nikah Ngeluh Suami tak Sesuai Ekspektasi, Apa Respons Islam?

Lufaefi | 8 November 2024, 10:30 WIB
VIRAL Curhat Wanita Baru 2 Bulan Nikah Ngeluh Suami tak Sesuai Ekspektasi, Apa Respons Islam?

AKURAT.CO Dalam sebuah unggahan yang viral di media sosial, seorang wanita baru menikah dua bulan mengeluhkan suaminya yang menurutnya tidak sesuai dengan harapannya.

Salah satunya dikutip dari keterangan media, Kamis (7/11/2024) di mana wanita tersebut mengeluh karena suaminya tak sesuai ekspektasi, bahkan ia mengaku lebih enak jomblo.

Curhat ini menarik perhatian netizen dan memancing berbagai tanggapan, dari empati hingga kritik. Dalam Islam, pernikahan adalah hubungan yang sakral dan penuh makna, didasarkan pada prinsip kasih sayang, saling memahami, serta toleransi. Lantas, bagaimana Islam memandang persoalan ini?

Islam mengajarkan bahwa pernikahan adalah ikatan yang suci antara dua orang yang harus saling mencintai dan menghormati satu sama lain.

Pernikahan bukan hanya tentang kebahagiaan pribadi, tetapi juga tentang komitmen, kesabaran, dan kerja sama dalam membangun kehidupan bersama. Allah berfirman dalam Al-Qur'an:

Baca Juga: Viral Nazmi Tiktoker Jambul Perlihatkan Kemaluan pada Temannya, Bagaimana Batasan Aurat Sesama Laki-laki?

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (QS. Ar-Rum: 21)

Ayat ini menekankan bahwa tujuan pernikahan adalah untuk menemukan kedamaian dan ketenteraman dalam pasangan kita. Kasih sayang dan rahmat adalah pilar utama dalam hubungan suami istri, dan pasangan diharapkan membangun hubungan yang saling menguatkan, bukan sekadar memenuhi ekspektasi pribadi. Dalam prosesnya, kesabaran dan sikap saling menerima menjadi penting, mengingat bahwa manusia memiliki kekurangan.

Dalam menghadapi kekecewaan atau ketidaksesuaian antara ekspektasi dan realita dalam pernikahan, Islam mengajarkan untuk memperbanyak sabar dan syukur. Rasulullah SAW bersabda:

"Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah. Jika dia membenci satu perangainya, maka pasti ada perangai lain yang dia sukai darinya."
(HR. Muslim)

Hadis ini menyiratkan bahwa ketidaksempurnaan dalam diri pasangan seharusnya tidak menjadi alasan untuk menumbuhkan kebencian atau kekecewaan yang mendalam. Setiap orang memiliki sisi positif dan negatif, dan suami istri harus berusaha untuk saling menghargai dan menemukan kebaikan dalam diri masing-masing.

Baca Juga: Nazmi, TikToker Jambul Lakukan Pelecehan Seksual Sodorkan Alat Kelamin pada Temannya, Apakah Tindakan Ini Haram dalam Islam?

Jika pasangan tidak sesuai dengan ekspektasi, hal ini seharusnya tidak menjadi alasan untuk mudah mengeluh atau membandingkannya dengan orang lain. Dalam Islam, penting untuk menjaga lisan dan hati, serta menghindari menyebarkan kekurangan pasangan di hadapan orang banyak. Allah berfirman dalam Al-Qur'an:

"Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain."

(QS. Al-Hujurat: 12)

Ayat ini memperingatkan kita untuk tidak membuka aib orang lain, termasuk aib pasangan. Dalam pernikahan, sebaiknya setiap masalah diselesaikan secara pribadi dengan komunikasi yang baik dan tanpa melibatkan orang ketiga, kecuali jika diperlukan untuk nasihat dari pihak terpercaya.

Islam juga mengajarkan pentingnya berdialog dalam menghadapi masalah pernikahan. Setiap keluhan atau kekecewaan sebaiknya dikomunikasikan dengan cara yang baik dan penuh pengertian. Saling terbuka dan berbicara dari hati ke hati akan membantu pasangan menemukan solusi yang tepat tanpa menambah masalah.

Pada akhirnya, pernikahan adalah perjalanan panjang yang membutuhkan keteguhan hati dan komitmen. Dengan saling menghormati, memperbaiki diri, dan memupuk kasih sayang, setiap masalah dalam pernikahan bisa dihadapi dengan lebih mudah.

Islam memberikan panduan yang jelas untuk setiap pasangan agar bisa menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh keberkahan, jauh dari keluh kesah dan ketidakpuasan yang merusak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.