AKURAT.CO Media sosial, khususnya TikTok, kini diramaikan dengan tren #VibesRamadhan2010 yang mengajak para pengguna bernostalgia ke suasana Ramadhan di tahun 2010.
Tren ini menjadi wadah untuk menghidupkan kembali momen Ramadhan yang penuh kehangatan dan kebersamaan, diiringi dengan semangat sederhana yang kini mulai jarang ditemukan.
Para pengguna TikTok menciptakan berbagai konten kreatif yang menggugah nostalgia, mulai dari masakan khas Ramadhan, tips beribadah, hingga momen berbuka puasa bersama keluarga.
Lagu-lagu ikonik seperti "Ramadhan Tiba" dan "Ya Maulana" dari Opick juga menjadi elemen yang menguatkan nuansa klasik, semakin membangkitkan kenangan akan Ramadhan yang hangat dan damai di masa lalu.
Hashtag #VibesRamadhan2010 menjadi populer, menjangkau audiens lebih luas dan mengundang partisipasi dari berbagai kalangan.
Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Soroti Potensi Kerukunan Beragama Indonesia yang Berharga bagi Dunia
Nasaruddin Umar dan Peranannya dalam Membawa Nilai Ramadhan
Tren ini juga menarik perhatian pada sosok Nasaruddin Umar, yang baru saja dilantik sebagai Menteri Agama pada 21 Oktober 2024.
Sebagai tokoh yang dikenal luas dan sebelumnya menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin memiliki reputasi yang kuat dalam memajukan dialog antarumat beragama.
Kepemimpinannya di bidang keagamaan menjadikannya harapan bagi masyarakat untuk membangkitkan kembali nilai-nilai spiritual Ramadhan.
Walaupun ia tidak menjabat sebagai Menteri Agama pada tahun 2010, perannya saat ini relevan dengan tren #VibesRamadhan2010 yang menekankan nilai-nilai ibadah dan kebersamaan.
Nasaruddin diharapkan dapat menginspirasi masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjaga dan menjalankan tradisi Ramadhan yang otentik.
Baca Juga: Viral Tren Guru Tak Berani Tegur Murid Lantaran Takut Dilaporkan Polisi dan Dipenjara, Menurut Islam Apakah Ini Tanda Merosotnya Dunia Pendidikan?
Komitmennya dalam menjaga nilai-nilai tradisional dan menghidupkan kembali suasana Ramadhan yang sederhana sangat diapresiasi oleh masyarakat.
Tren #VibesRamadhan2010 menjadi bukti bagaimana media sosial bisa menjadi sarana untuk menghidupkan kembali kenangan indah dan nilai-nilai spiritual dalam masyarakat.
Dengan sorotan pada sosok Nasaruddin Umar, tren ini menjadi simbol dari harapan untuk melestarikan dan menghidupkan kembali tradisi Ramadhan yang hangat dan bermakna.