Iran Usulkan Pembentukan Parlemen Al-Quran untuk Negara-negara Islam

AKURAT.CO Republik Islam Iran melalui Kepala Pusat Internasional untuk Al-Quran dan Dakwah Organisasi Kebudayaan dan Komunikasi Islam, Seyed Mostafa Hosseini Neishabouri, mengusulkan pembentukan Parlemen Al-Quran berskala internasional.
Usulan ini bertujuan memperkuat kerja sama negara-negara Islam dalam membahas isu-isu terkait Al-Quran dan mencari solusi atas berbagai tantangan umat Muslim.
"Kami akan mengundang Indonesia untuk bergabung dalam Parlemen Al-Quran ini," ungkap Seyed Mostafa dalam Konferensi Internasional Al-Quran bertema "Risalatullah dan Lifestyle dalam Peradaban Global" yang berlangsung di Jakarta, Kamis (24/10).
Ia menambahkan, gagasan ini telah disampaikan kepada Kementerian Agama RI melalui Direktorat Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) dan mendapat respons positif. "Alhamdulillah, sambutan yang kami terima sangat baik," ujarnya.
Baca Juga: Siapakah Ariane Tabatabai? Staf Pentagon yang Dituduh Bocorkan Rencana Serangan Israel ke Iran
Konferensi ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta bekerja sama dengan Nusantara Mengaji.
Dalam sambutannya, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menekankan pentingnya penyelenggaraan seminar seperti ini di berbagai tempat.
"Kami berharap diskusi dalam konferensi ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh Muslim di mana pun mereka berada," kata Boroujerdi.
Parlemen Al-Quran yang diusulkan Iran diharapkan menjadi wadah bagi negara-negara Islam untuk mempererat hubungan dan berbagi pemikiran dalam pengembangan solusi berlandaskan ajaran Al-Quran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







