Mengenal Juwairiyah binti Harits, Istri Nabi yang Dikenal sebagai Aktivis

AKURAT.CO Juwairiyah binti Harits adalah salah satu istri Nabi Muhammad SAW yang memiliki sejarah yang menarik dalam kehidupan awal Islam. Juwairiyah lahir sekitar tahun 608 Masehi dan merupakan putri dari kepala suku Bani Musthaliq, Harits bin Abi Dhirar.
Pernikahan Juwairiyah dengan Nabi Muhammad SAW terjadi pada tahun 5 Hijriyah setelah pasukan Muslim berhasil mengalahkan suku Bani Musthaliq dalam sebuah pertempuran.
Juwairiyah sendiri merupakan tawanan perang pada saat itu. Pernikahan ini memiliki dampak besar dalam menyatukan hubungan antara suku-suku Arab dan menunjukkan keindahan Islam dalam memuliakan wanita.
Juwairiyah dikenal sebagai wanita yang sangat salehah dan bijaksana. Beliau aktif dalam kegiatan amal dan selalu mendukung Nabi Muhammad SAW dalam melaksanakan tugas kenabian.
Meskipun pernikahannya dimulai dalam konteks perang, hubungan Juwairiyah dengan Nabi menjadi bukti bahwa Islam mendorong perdamaian dan persatuan di antara berbagai suku.
Selain itu, Juwairiyah memiliki peran penting dalam menyebarkan ajaran Islam dan memimpin masyarakatnya menuju kebenaran. Kecintaan dan kesetiaannya terhadap Nabi Muhammad SAW menjadikannya sosok inspiratif bagi perempuan Muslim di seluruh dunia.
Baca Juga: Tiktok Shop Beroperasi Lagi, Perhatikan Kembali Praktik Jual Beli Online dalam Islam
Dengan pernikahannya yang penuh hikmah dan kontribusinya dalam membangun masyarakat Muslim, Juwairiyah binti Harits layak diingat sebagai salah satu tokoh wanita yang berperan besar dalam sejarah Islam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









