Mengenal Sahabat Abdullah bin Abbas, Sahabat yang Didoakan Nabi Menjadi Orang yang Pandai Ilmu

AKURAT.CO Abdullah bin Abbas, juga dikenal sebagai "Pencari Ilmu Umat Ini," adalah salah satu sahabat Rasulullah SAW yang memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah Islam.
Abdullah bin Abbas dilahirkan tiga tahun sebelum hijrah di Makkah dan memiliki hubungan keluarga yang erat dengan Nabi Muhammad SAW sebagai sepupu dari sisi ibunya.
Dalam perkembangannya sebagai sahabat Rasulullah, Abdullah bin Abbas menonjol karena ketekunannya dalam menuntut ilmu.
Nabi Muhammad SAW sendiri mendoakan agar Allah memberikan pemahaman agama kepadanya. Doa ini menjadi nyata ketika Abdullah bin Abbas menjadi salah satu ulama besar dan ahli tafsir di dunia Islam.
Abdullah bin Abbas terkenal dengan keterlibatannya dalam urusan-urusan agama dan hukum Islam.
Beliau menjadi sumber rujukan bagi banyak ulama dan umat Islam dalam memahami Al-Quran dan Hadis. Kemampuannya dalam bidang tafsir membuatnya dihormati sebagai salah satu pakar tafsir terkemuka.
Sikap rendah hati Abdullah bin Abbas juga patut dicontoh. Meskipun memiliki kedekatan dengan Rasulullah, ia tidak pernah memanfaatkan hubungan itu untuk kepentingan pribadi.
Sebaliknya, beliau menempuh jalan keilmuan dengan tekun dan gigih, menunjukkan bahwa keberhasilan harus diperoleh melalui usaha dan ketekunan.
Keberanian Abdullah bin Abbas dalam menyampaikan kebenaran juga patut diacungi jempol. Beliau tidak segan-segan mengkritik tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam, bahkan jika dilakukan oleh penguasa atau orang yang berpengaruh.
Sikap ini mencerminkan kesetiaannya pada nilai-nilai Islam dan keberanian untuk berbicara demi kebenaran.
Secara keseluruhan, Abdullah bin Abbas adalah contoh nyata seorang sahabat yang menonjol dalam keilmuan, ketekunan, rendah hati, dan keberanian.
Warisan ilmiah dan moral yang ditinggalkannya tetap menginspirasi umat Islam hingga saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








