Akurat

Cara Memperingati Hari Santri Nasional bagi Anda yang Tidak Pernah Nyantri di Pondok Pesantren

Fajar Rizky Ramadhan | 17 Oktober 2024, 20:02 WIB
Cara Memperingati Hari Santri Nasional bagi Anda yang Tidak Pernah Nyantri di Pondok Pesantren

AKURAT.CO Hari Santri Nasional, yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, bukan hanya milik para santri atau alumni pesantren.

Perayaan ini merupakan momen berharga untuk mengenang peran santri dalam perjuangan kemerdekaan dan kontribusi mereka dalam kehidupan berbangsa.

Bagi Anda yang tidak pernah menimba ilmu di pondok pesantren, terdapat berbagai cara kreatif untuk turut memperingati hari ini dengan penuh makna.

Berikut beberapa ide yang dapat dilakukan:

1. Mengikuti Kajian Keislaman atau Webinar tentang Nilai Kepesantrenan

Pesantren mengajarkan nilai-nilai seperti kemandirian, kesederhanaan, dan keikhlasan. Anda bisa mengikuti kajian, diskusi, atau webinar yang mengupas tentang kehidupan di pesantren atau tema-tema keislaman. Acara-acara seperti ini biasanya diselenggarakan oleh lembaga pendidikan atau komunitas Islam di sekitar Hari Santri.

2. Menyebarkan Semangat Kebangsaan di Media Sosial

Hari Santri erat kaitannya dengan semangat kebangsaan, terutama melalui Resolusi Jihad yang menjadi landasan perlawanan melawan penjajah. Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi seputar sejarah Hari Santri, kisah inspiratif para kiai dan santri, atau pesan persatuan dan toleransi.

Baca Juga: Rekomendasi Lomba Peringatan Hari Santri Nasional 2024, Keren dan Mendidik!

3. Mendukung Produk UMKM Pesantren

Banyak pesantren saat ini mengembangkan unit usaha dalam berbagai bidang, mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan. Dengan membeli dan mempromosikan produk-produk tersebut, Anda turut mendukung kemandirian ekonomi pesantren dan mendorong pemberdayaan komunitas lokal.

4. Mengadakan Aksi Sosial atau Donasi

Nilai-nilai sosial seperti gotong royong dan kepedulian sangat lekat dengan kehidupan pesantren. Untuk merayakan Hari Santri, Anda bisa terlibat dalam aksi sosial seperti berbagi makanan dengan kaum dhuafa atau berdonasi untuk pendidikan santri. Kegiatan ini akan memperkuat rasa kebersamaan dan empati terhadap sesama.

5. Mengenakan Busana Muslim dan Batik Santri

Pada Hari Santri, banyak orang memilih mengenakan busana muslim atau pakaian khas santri, seperti sarung dan baju koko, sebagai bentuk solidaritas. Alternatif lainnya adalah mengenakan batik santri, yang kini menjadi simbol identitas kebudayaan dan kearifan lokal.

6. Menyaksikan Pertunjukan Seni dan Budaya Pesantren

Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga seni dan budaya. Cobalah menghadiri acara seperti hadrah, shalawatan, atau teater pesantren. Selain memperluas wawasan, Anda akan semakin memahami bagaimana pesantren turut memperkaya kebudayaan Indonesia.

7. Membaca Buku atau Biografi Tokoh Pesantren

Ada banyak tokoh pesantren yang berperan penting dalam sejarah bangsa, seperti KH Hasyim Asy’ari atau KH Ahmad Dahlan. Membaca buku tentang kehidupan mereka atau kisah santri masa kini akan memberikan inspirasi dan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran pesantren dalam masyarakat.

Baca Juga: Kapan Peringatan Hari Santri Nasional? Begini Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

8. Mengajak Diskusi tentang Moderasi Beragama

Pesantren terkenal sebagai tempat yang menanamkan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama. Anda bisa mengadakan diskusi dengan teman-teman atau komunitas tentang pentingnya moderasi dalam beragama di tengah keberagaman Indonesia.

Meskipun Anda tidak pernah nyantri di pondok pesantren, Hari Santri Nasional tetap relevan bagi siapa saja.

Dengan turut serta dalam peringatan ini, Anda membantu memperkuat semangat persatuan, kebangsaan, dan toleransi.

Jadikan Hari Santri sebagai momen refleksi dan aksi nyata untuk mendukung peran pesantren dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.