Akurat Logo

Kapan Peringatan Hari Santri Nasional? Begini Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

Fajar Rizky Ramadhan | 17 Oktober 2024, 19:46 WIB
Kapan Peringatan Hari Santri Nasional? Begini Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional

AKURAT.CO Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober di Indonesia. Tanggal ini bukan dipilih secara sembarangan, melainkan berdasarkan peristiwa bersejarah yang mengukuhkan peran penting santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan ini bertujuan untuk menghargai jasa para santri dan ulama yang berkontribusi besar dalam mempertahankan kemerdekaan dan membangun bangsa.

Berikut sejarah singkat lahirnya Hari Santri Nasional.

Latar Belakang Sejarah Hari Santri

Penetapan Hari Santri berakar pada fatwa penting yang dikeluarkan oleh KH. Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Pada 22 Oktober 1945, KH. Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad di Surabaya.

Baca Juga: Guru Gembul Sindir Bahar bin Smith soal Kakinya Suka Dicium Santri, Bolehkah Santri Cium Kaki Gurunya Menurut Islam?

Resolusi ini menyerukan kepada seluruh umat Islam, terutama para santri, untuk berperang melawan pasukan sekutu dan Belanda yang berupaya kembali menjajah Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

Resolusi Jihad mendorong terjadinya Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, yang menjadi simbol perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Peran sentral santri dalam peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa semangat keagamaan tidak bisa dipisahkan dari semangat kebangsaan.

Proses Penetapan Hari Santri Nasional

Gagasan untuk menetapkan Hari Santri Nasional sudah lama mengemuka di kalangan ulama dan masyarakat.

Akhirnya, melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015, Presiden Joko Widodo secara resmi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Peringatan ini bukan hanya untuk mengenang Resolusi Jihad, tetapi juga untuk mengapresiasi kontribusi santri dalam berbagai bidang seperti pendidikan, sosial, dan kebudayaan.

Baca Juga: 17 Oktober Memperingati Hari Trauma Sedunia, Ini Cara Islam Mengobati Rasa Trauma

Makna dan Tujuan Peringatan Hari Santri

Hari Santri bukan hanya momen reflektif untuk menghargai jasa pahlawan, tetapi juga sebagai dorongan bagi santri modern untuk terus berperan dalam pembangunan bangsa.

Santri saat ini diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjadi agen perubahan di masyarakat tanpa melupakan nilai-nilai keislaman.

Dengan adanya Hari Santri, bangsa Indonesia diingatkan bahwa perjuangan dan kontribusi santri bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi masih relevan hingga kini dan di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.