Akurat

Komunitas Muslim Bektashi di Albania Adopsi Ajaran Syi'ah, Apakah Sesat?

Fajar Rizky Ramadhan | 26 September 2024, 09:00 WIB
Komunitas Muslim Bektashi di Albania Adopsi Ajaran Syi'ah, Apakah Sesat?

AKURAT.CO Komunitas Bektashi, yang berasal dari tradisi sufisme, memiliki ciri khas yang berbeda dari ajaran Sunni dan Syi'ah.

Di Albania, mereka mengadopsi beberapa ajaran Syi'ah, menciptakan dialog teologis yang unik. Namun, muncul pertanyaan: apakah ini dianggap sesat?

Dalam memahami posisi Bektashi, penting untuk merujuk pada beberapa dalil. Salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang sering digunakan adalah:

وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ
(Al-An'am: 153)

“Dan bahwa ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (lain) yang menyebabkan kamu terpisah dari jalan-Nya.”

Baca Juga: Apa yang Menyebabkan Iran Menjadi Negara Syiah di Dunia?

Ayat ini menunjukkan pentingnya mengikuti jalan yang benar dalam agama. Namun, definisi "sesat" bisa subjektif tergantung pada pandangan masing-masing kelompok dalam Islam.

Dalam konteks Bektashi, ajaran mereka sering mengedepankan aspek toleransi dan spiritualitas, yang dapat dilihat dalam ungkapan sufi yang menyatakan:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَنظُرُ إِلَى صُورِكُمْ وَلَا إِلَى أَمْوَالِكُمْ وَلَكِن يَنظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ
(HR. Muslim)

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk-bentuk kalian dan tidak kepada harta-harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati-hati kalian.”

Dalam hal ini, komunitas Bektashi mungkin lebih mengutamakan niat dan keikhlasan dalam beribadah daripada sekadar mengikuti tradisi yang ketat.

Sebagai kesimpulan, apakah ajaran Bektashi yang mengadopsi beberapa elemen Syi'ah dianggap sesat atau tidak, sangat tergantung pada perspektif teologis masing-masing.

Dialog antar umat beragama, pemahaman yang mendalam, dan toleransi menjadi kunci dalam menyikapi perbedaan ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.