Akurat

Memperingati Maulid Nabi, Apa Manfaatnya bagi Umat Islam?

Fajar Rizky Ramadhan | 17 September 2024, 09:00 WIB
Memperingati Maulid Nabi, Apa Manfaatnya bagi Umat Islam?

AKURAT.CO Maulid Nabi merupakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dirayakan oleh sebagian besar umat Islam di seluruh dunia.

Momen ini bukan hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga untuk merenungi ajaran-ajaran beliau dan memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Berikut adalah beberapa manfaat memperingati Maulid Nabi bagi umat Islam, disertai dalil-dalil yang relevan:

1. Meningkatkan Kecintaan kepada Rasulullah SAW

Peringatan Maulid Nabi adalah sarana untuk memperkuat kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. Mengingat kisah hidup, akhlak, dan perjuangan beliau dapat menginspirasi umat untuk meneladani sikap dan perilaku beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

"لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا"

(Laqad kāna lakum fī rasūlillāhi uswatun ḥasanatun liman kāna yarjullāha wal-yawmal-ākhira wa dhakarallāha katsīrā)

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al-Ahzab: 21)

Dengan memperingati Maulid Nabi, umat Islam diingatkan untuk selalu meneladani Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam akhlak, ibadah, maupun dalam interaksi sosial.

Baca Juga: 15 Ucapan Maulid Nabi 16 September 2024 untuk Baginda Rasulullah SAW, Penuh Kerinduan dan Cinta

2. Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW

Maulid Nabi menjadi momen bagi umat Islam untuk menghidupkan kembali ajaran-ajaran dan sunnah Rasulullah. Dalam perayaan ini, sering kali dibacakan sirah Nabawiyah (sejarah hidup Nabi) yang mengandung banyak pelajaran berharga tentang kehidupan Rasulullah SAW.

Dari Anas bin Malik RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"مَنْ أَحْيَا سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي وَمَنْ أَحَبَّنِي كَانَ مَعِي فِي الْجَنَّةِ"

(Man aḥyā sunnatī faqad aḥabbanī waman aḥabbanī kāna ma'ī fī al-jannah)

"Barang siapa yang menghidupkan sunnahku, maka sungguh dia mencintaiku, dan barang siapa mencintaiku, ia akan bersamaku di dalam surga." (HR. Tirmidzi)

Dengan menghidupkan sunnah Nabi, umat Islam bukan hanya mendapatkan cinta dari Rasulullah, tetapi juga mendapatkan jaminan kebersamaan dengan beliau di akhirat kelak.

3. Mengingatkan Umat tentang Pentingnya Persatuan

Maulid Nabi sering dijadikan momen untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan di antara umat Islam. Peringatan ini mengingatkan umat bahwa Nabi Muhammad SAW datang sebagai rahmat bagi seluruh alam dan mengajarkan persatuan serta persaudaraan.

Allah SWT berfirman:

"وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ"

(Wa mā arsalnākā illā raḥmatan lil-'ālamīn)

"Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam." (QS. Al-Anbiya: 107)

Peringatan Maulid mengingatkan umat Islam akan pentingnya menjaga persaudaraan dan menghindari perpecahan, karena Rasulullah SAW diutus untuk membawa rahmat bagi seluruh alam.

4. Mengisi dengan Amal Ibadah dan Doa

Dalam peringatan Maulid Nabi, umat Islam biasanya memperbanyak amal ibadah seperti membaca Al-Qur'an, bersalawat, serta berdoa untuk kebaikan umat. Rasulullah SAW juga sangat menganjurkan umatnya untuk bersalawat kepada beliau sebagai bentuk cinta dan penghormatan.

Allah SWT berfirman:

"إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا"

(Inna allāha wa malā`ikatahu yuṣallūna 'alan-nabī, yā ayyuhalladzīna āmanū ṣallū 'alaihi wa sallimū taslīmā)

Baca Juga: Sejarah Awal Mula Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)

Dengan banyak bersalawat, umat Islam berharap mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di hari kiamat kelak.

Memperingati Maulid Nabi bukan hanya sekadar merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperkuat kecintaan kepada beliau, menghidupkan sunnah-sunnahnya, mempererat persaudaraan, dan memperbanyak amal ibadah. Semua ini akan berdampak positif bagi kehidupan umat Islam, baik di dunia maupun di akhirat.

Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa mengikuti jejak Rasulullah SAW adalah jalan menuju kesuksesan, kebahagiaan, dan keselamatan di dunia dan akhirat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.