AKURAT.CO Dalam Islam, berdagang merupakan salah satu kegiatan yang sangat dianjurkan.
Rasulullah ﷺ sendiri adalah seorang pedagang, dan dalam banyak hadis serta ayat Al-Qur'an dijelaskan tentang pentingnya kejujuran, keadilan, dan integritas dalam berdagang.
Berikut adalah beberapa prinsip berdagang yang berkah menurut Islam, disertai dengan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadis.
1. Kejujuran dalam Berdagang
Kejujuran merupakan pondasi utama dalam berdagang. Seorang pedagang Muslim harus menghindari segala bentuk penipuan dan manipulasi, baik dalam hal harga, kualitas barang, maupun timbangan.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
وَأَوْفُوا الْكَيْلَ إِذَا كِلْتُمْ وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
“Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih baik (bagimu) dan sebaik-baik akibat.” (QS. Al-Isra: 35)
Ayat ini menegaskan pentingnya memberikan takaran yang sesuai serta berlaku adil dalam perdagangan. Allah menyuruh agar setiap pedagang selalu menjaga integritas dalam ukuran, timbangan, dan kualitas barang yang dijual.
Baca Juga: 16 September 2024 Hari Apa? Ini Amalan yang Bisa Dilakukan di Bulan Kelahiran Nabi Muhammad
2. Larangan Riba
Islam melarang segala bentuk riba (bunga yang berlebihan), yang dapat merugikan salah satu pihak. Riba dianggap sebagai suatu ketidakadilan dalam transaksi yang merugikan orang lain.
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Baqarah: 278)
Larangan riba ini bertujuan untuk mencegah ketidakadilan dalam transaksi perdagangan dan menjaga agar tidak ada pihak yang dirugikan.
3. Keberkahan dengan Sedekah
Islam mendorong para pedagang untuk bersedekah dari sebagian hasil usahanya. Sedekah merupakan salah satu cara untuk menarik keberkahan dalam rezeki.
Rasulullah ﷺ bersabda:
يَا مَعْشَرَ التُّجَّارِ إِنَّ هَذَا الْبَيْعَ يَحْضُرُهُ اللَّغْوُ وَالْحَلِفُ فَشُوبُوهُ بِالصَّدَقَةِ
"Wahai para pedagang, sesungguhnya jual beli itu seringkali disertai dengan sumpah dan perbuatan sia-sia, maka bersedekahlah." (HR. Abu Dawud)
Hadis ini menunjukkan bahwa dalam berdagang seringkali terjadi hal-hal yang dapat menurunkan nilai moral dari kegiatan tersebut, seperti sumpah palsu. Oleh karena itu, sedekah adalah sarana untuk membersihkan dan memberkahi usaha yang dilakukan.
4. Transparansi dalam Jual Beli
Islam mengajarkan agar transaksi dilakukan dengan transparan dan jelas antara penjual dan pembeli. Kedua belah pihak harus memahami barang yang diperjualbelikan tanpa ada yang dirugikan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا، فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِي بَيْعِهِمَا، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا
"Penjual dan pembeli memiliki hak khiyar (pilihan) selama mereka belum berpisah. Jika keduanya jujur dan menjelaskan (barang dagangan), maka jual beli mereka diberkahi. Namun, jika mereka menyembunyikan cacat dan berdusta, maka hilanglah keberkahan jual beli mereka." (HR. Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: Ramai Perundungan PPDS Undip, Apa Hukum Melakukan Perundungan dalam Islam?
Hadis ini menekankan pentingnya keterbukaan dalam transaksi jual beli untuk mendapatkan keberkahan.
5. Menjaga Etika dan Akhlak dalam Berdagang
Dalam berdagang, seorang Muslim harus selalu menjaga etika, tidak bersikap kasar, dan selalu menghormati hak orang lain. Akhlak yang baik dalam berdagang akan membawa keberkahan dan memudahkan urusan dunia serta akhirat.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ أَحَبَّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ أَنْ يَقُولَ الْعَبْدُ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ وَإِنَّ أَحَبَّ الْعَمَلِ إِلَى اللَّهِ سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ
"Perkataan yang paling disukai Allah adalah ucapan 'Subhanallah wa bihamdihi', dan amal yang paling dicintai Allah adalah kegembiraan yang engkau berikan kepada seorang Muslim." (HR. Ahmad)
Berdagang yang berkah menurut Islam sangat berkaitan dengan kejujuran, transparansi, keadilan, dan kesediaan untuk bersedekah.
Pedagang Muslim dianjurkan untuk menjauhkan diri dari praktik-praktik yang merugikan orang lain seperti riba dan penipuan, serta selalu menjaga akhlak yang baik dalam setiap interaksi bisnisnya.
Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, insyaAllah, keberkahan akan mengalir dalam setiap usaha yang dijalankan.