Akurat

Ghibah di Tempat Kerja: Apa Hukumnya Menurut Islam?

Fajar Rizky Ramadhan | 27 Agustus 2024, 11:00 WIB
Ghibah di Tempat Kerja: Apa Hukumnya Menurut Islam?

AKURAT.CO Ghibah, atau membicarakan keburukan orang lain di belakangnya, adalah praktik yang sering terjadi di berbagai lingkungan sosial, termasuk di tempat kerja.

Dalam Islam, ghibah dianggap sebagai perbuatan tercela dan memiliki konsekuensi serius baik dari segi moral maupun spiritual.

Artikel ini akan membahas hukum ghibah menurut Islam dengan merujuk pada dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadits, serta memberikan penjelasan bagaimana sebaiknya umat Islam bersikap terhadap perbuatan ini di tempat kerja.

Definisi Ghibah

Dalam Islam, ghibah didefinisikan sebagai menyebutkan sesuatu yang tidak disukai tentang seseorang, meskipun hal itu benar, saat orang tersebut tidak hadir. Rasulullah SAW bersabda:

الْغِيبَةُ ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ

“Ghibah adalah engkau menyebutkan sesuatu tentang saudaramu yang ia benci.”
(HR. Muslim)

Dengan kata lain, membicarakan keburukan atau kekurangan seseorang di belakangnya, meskipun itu benar, tetap dikategorikan sebagai ghibah dalam Islam.

Baca Juga: Viral Mayoret Berjilbab Pakai Rok Pendek, Asyik Joget di Depan Para Guru, Apa Hukumnya Menurut Islam?

Hukum Ghibah Menurut Islam

Hukum ghibah dalam Islam sangat jelas dinyatakan dalam Al-Qur'an dan Hadits. Ghibah adalah perbuatan yang sangat tercela dan dilarang keras oleh Allah SWT. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ

"Dan janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya."
(QS. Al-Hujurat: 12)

Ayat ini sangat jelas menunjukkan betapa buruknya ghibah, yang disamakan dengan memakan daging saudara sendiri yang sudah mati, suatu gambaran yang sangat menjijikkan.

Dalil Hadits Tentang Ghibah

Rasulullah SAW juga memperingatkan umatnya tentang bahaya ghibah melalui beberapa hadits, di antaranya adalah:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ؟ قَالُوا: اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ. قِيلَ: أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ؟ قَالَ: إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

"Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: 'Tahukah kalian apa itu ghibah?' Mereka menjawab: 'Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.' Beliau bersabda: 'Engkau menyebutkan sesuatu tentang saudaramu yang ia benci.' Kemudian ditanyakan: 'Bagaimana jika hal tersebut benar ada pada saudara kami?' Beliau menjawab: 'Jika apa yang kamu katakan benar adanya, maka engkau telah mengghibahnya, dan jika tidak benar, maka engkau telah memfitnahnya.'"
(HR. Muslim)

Hadits ini mengajarkan bahwa meskipun hal yang dibicarakan adalah benar, tetap saja termasuk ghibah jika dibicarakan di belakang orang yang bersangkutan.

Dampak Ghibah di Tempat Kerja

Di tempat kerja, ghibah dapat membawa berbagai dampak negatif, baik terhadap individu maupun lingkungan kerja secara keseluruhan.

Ghibah dapat merusak hubungan antar karyawan, menciptakan suasana tidak kondusif, dan menurunkan produktivitas. Selain itu, ghibah juga merusak integritas dan kepercayaan di antara rekan kerja.

Cara Menghindari Ghibah

Menghindari ghibah di tempat kerja membutuhkan kesadaran dan usaha dari setiap individu. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Menjaga Lidah: Seringkali, ghibah terjadi karena ketidaksengajaan. Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati dalam berbicara dan berusaha tidak membicarakan keburukan orang lain.

  2. Bersikap Positif: Mengarahkan pembicaraan pada hal-hal yang positif dan bermanfaat dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya ghibah.

  3. Mengajak kepada Kebaikan: Jika ada rekan kerja yang terlibat dalam ghibah, cobalah untuk mengingatkannya dengan cara yang baik dan bijak.

Ghibah adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam, baik dalam konteks kehidupan pribadi maupun di tempat kerja.

Baca Juga: Wanita Pakai Jilbab Viral Lantaran Pakai Rok Pendek, Bolehkah dalam Islam?

Hukum ghibah sudah sangat jelas berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadits.

Sebagai umat Islam, kita diharapkan untuk selalu menjaga lisan dan berusaha menghindari segala bentuk perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, termasuk ghibah.

Semoga kita semua dapat menjaga diri dari perbuatan yang tercela ini dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.