Bagaimana Seharusnya Aparat Menyikapi Rakyat yang Melakukan Demonstrasi menurut Islam?

AKURAT.CO Demonstrasi merupakan salah satu bentuk penyampaian aspirasi yang sering dilakukan oleh rakyat dalam menyuarakan pendapat mereka terhadap kebijakan pemerintah.
Dalam perspektif Islam, bagaimana seharusnya aparat menyikapi rakyat yang melakukan demonstrasi? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu merujuk pada dalil-dalil Al-Qur'an, hadis, dan prinsip-prinsip dasar dalam ajaran Islam terkait dengan keadilan, kebebasan berbicara, dan perlindungan hak asasi manusia.
1. Prinsip Keadilan dalam Menyikapi Demonstrasi
Islam menekankan pentingnya keadilan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam menyikapi rakyat yang menyuarakan pendapat mereka. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَى أَنْفُسِكُمْ أَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ
"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum membuatmu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Maidah: 8)
Dalam konteks ini, aparat harus berlaku adil dalam menangani demonstrasi. Mereka tidak boleh bertindak sewenang-wenang atau menggunakan kekerasan yang berlebihan terhadap rakyat yang berdemonstrasi. Sebaliknya, mereka harus menjaga keamanan dan ketertiban dengan cara yang bijaksana dan proporsional.
2. Menghormati Kebebasan Berbicara dan Menyampaikan Pendapat
Islam mengakui hak setiap individu untuk menyuarakan pendapatnya, selama hal tersebut dilakukan dengan cara yang benar dan tidak melanggar syariat. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإِيمَان
"Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; jika tidak mampu, maka dengan hatinya, dan itulah selemah-lemah iman." (HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa menyuarakan pendapat untuk mengubah kemungkaran merupakan bagian dari keimanan. Oleh karena itu, aparat harus menghormati hak rakyat untuk menyuarakan pendapat mereka selama dilakukan dengan cara yang damai dan sesuai hukum.
3. Mengedepankan Dialog dan Musyawarah
Islam menganjurkan agar setiap permasalahan diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Allah SWT berfirman:
وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ
"Dan urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka." (QS. Asy-Syura: 38)
Aparat harus mengedepankan pendekatan dialogis dalam menyikapi demonstrasi. Mereka sebaiknya membuka ruang untuk berdialog dengan para demonstran, mendengarkan aspirasi mereka, dan mencari solusi yang dapat diterima oleh semua pihak.
4. Larangan Bertindak Zalim
Kekerasan yang tidak proporsional atau tindakan represif yang dilakukan oleh aparat terhadap demonstran yang damai adalah tindakan zalim yang dilarang dalam Islam. Allah SWT berfirman:
وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ
"Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh oleh api neraka." (QS. Hud: 113)
Ayat ini mengingatkan kita bahwa kezaliman akan membawa konsekuensi yang sangat berat di akhirat. Oleh karena itu, aparat harus berhati-hati dalam bertindak dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tidak melanggar prinsip keadilan dan kemanusiaan.
Baca Juga: Hukum Membongkar Perselingkuhan Orang dalam Perspektif Islam
Dalam Islam, aparat harus menyikapi rakyat yang melakukan demonstrasi dengan adil, menghormati hak kebebasan berbicara, mengedepankan dialog, dan menghindari tindakan zalim.
Pendekatan yang bijaksana dan berlandaskan prinsip-prinsip Islam ini akan membantu menjaga ketertiban dan keadilan di masyarakat, serta mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.
Islam mengajarkan bahwa keadilan dan perlindungan hak asasi manusia adalah fondasi penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, termasuk dalam menyikapi demonstrasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









