AKURAT.CO Puasa Asyura adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah.
Banyak keutamaan dan pahala yang bisa didapatkan dari menjalankan puasa ini, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW.
Keutamaan Puasa Asyura
1. Menghapuskan Dosa Setahun yang Lalu
Keutamaan terbesar dari puasa Asyura adalah dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun yang lalu. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَأَبُو كُرَيْبٍ جَمِيعًا عَنْ وَكِيعٍ، قَالَ أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ أَبِي قَتَادَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ.
"Puasa hari Asyura, saya berharap kepada Allah akan menghapuskan dosa-dosa setahun yang telah lalu." (HR. Muslim)
Baca Juga: Doa yang Dianjurkan pada Tanggal 10 Asyura
2. Dikerjakan Oleh Para Nabi
Puasa Asyura juga memiliki sejarah yang panjang. Diriwayatkan bahwa Nabi Musa AS juga melaksanakan puasa pada hari ini sebagai bentuk syukur atas diselamatkannya Bani Israil dari kejaran Firaun. Rasulullah SAW pun menghidupkan kembali puasa ini setelah berhijrah ke Madinah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: قَدِمَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم الْمَدِينَةَ، فَوَجَدَ الْيَهُودَ صِيَامًا يَوْمَ عَاشُورَاءَ، فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مَا هَذَا الْيَوْمُ الَّذِي تَصُومُونَهُ؟ فَقَالُوا: هَذَا يَوْمٌ عَظِيمٌ، أَنْجَى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى وَقَوْمَهُ، وَغَرَّقَ فِيهِ فِرْعَوْنَ وَقَوْمَهُ، فَصَامَهُ مُوسَى شُكْرًا، فَنَحْنُ نَصُومُهُ. فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: فَنَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ، فَصَامَهُ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ.
_"Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Beliau bertanya: 'Hari apa ini?' Mereka menjawab: 'Ini adalah hari yang agung. Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya pada hari ini, serta menenggelamkan Firaun dan kaumnya. Maka Musa berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur, dan kami pun berpuasa.' Rasulullah SAW bersabda: 'Kami lebih berhak dan lebih dekat kepada Musa daripada kalian.' Maka Rasulullah SAW pun berpuasa pada hari itu dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa." (HR. Bukhari dan Muslim)
Puasa Asyura Setara dengan Puasa 30 Hari
Keutamaan lain dari puasa Asyura adalah pahala yang setara dengan puasa selama 30 hari. Hal ini menunjukkan betapa besar nilai dan keberkahan dari ibadah ini. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa puasa satu hari pada bulan Muharram setara dengan pahala puasa 30 hari.
Baca Juga: Niat Puasa Asyura Muharram, Bolehkah dengan Bahasa Indonesia?
Puasa Asyura adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan dan pahala yang besar.
Dengan berpuasa pada hari Asyura, kita dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun yang lalu dan mendapatkan pahala yang setara dengan puasa selama 30 hari.
Oleh karena itu, marilah kita bersemangat untuk melaksanakan puasa ini sebagai bentuk ketaatan dan syukur kepada Allah SWT.