Akurat

1 Suro, Apa dan Bagaimana Seharusnya Seorang Muslim Bertindak?

Fajar Rizky Ramadhan | 8 Juli 2024, 14:54 WIB
 1 Suro, Apa dan Bagaimana Seharusnya Seorang Muslim Bertindak?

AKURAT.CO Bulan Muharram, khususnya hari pertama yang dikenal dengan sebutan 1 Suro dalam tradisi Jawa, memiliki makna penting dalam kalender Islam.

Bulan ini dianggap sebagai salah satu bulan yang penuh berkah dan keutamaan. Sebagai seorang Muslim, memahami dan menghayati bulan ini dengan perspektif yang benar sangatlah penting.

Makna Bulan Muharram

Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriyah. Dalam hadits Nabi Muhammad SAW disebutkan bahwa Muharram adalah salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (الْأَشْهُرُ الْحُرُمُ):

"إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ" (التوبة: 36)

"Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu di keempat bulan itu." (At-Tawbah: 36).

Baca Juga: Orang Meninggal di Malam 1 Suro Artinya Orang Tersebut Terkena Nasib Buruk atau Dinamakan Sngkolo, Benar atau Tidak?

Empat bulan haram tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Muharram termasuk di dalamnya, yang menunjukkan betapa mulianya bulan ini.

Bagaimana Seharusnya Seorang Muslim Bertindak di Bulan Muharram?

  1. Berpuasa Sunnah Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk berpuasa di bulan Muharram, terutama pada hari Asyura (10 Muharram). Dalam hadits disebutkan:

    "أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم" (رواه مسلم)

    "Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram." (HR. Muslim)

  2. Memperbanyak Amal Sholeh Muharram adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak amal sholeh, seperti sholat sunnah, dzikir, sedekah, dan membantu sesama. Nabi Muhammad SAW bersabda:

    "ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام" (رواه البخاري)

    "Tidak ada hari-hari di mana amal sholeh lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah)." (HR. Bukhari)

    Meskipun hadits ini spesifik berbicara tentang Dzulhijjah, namun prinsipnya dapat diterapkan pada Muharram, mengingat keutamaan bulan ini.

  3. Menghindari Perbuatan Maksiat Sebagai bulan yang dimuliakan, seorang Muslim harus lebih berhati-hati untuk tidak melakukan perbuatan maksiat atau hal-hal yang bisa mengundang murka Allah SWT. Menghormati bulan ini berarti menjaga diri dari dosa dan perbuatan yang tidak terpuji.

Baca Juga: Apakah Meninggal di Malam 1 Suro Akan Disiksa di dalam Kubur?

Bulan Muharram, khususnya 1 Suro, adalah waktu yang penuh dengan keutamaan dan berkah.

Sebagai seorang Muslim, kita diajarkan untuk mengisi bulan ini dengan berbagai amal kebaikan dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Dengan memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam, kita bisa meraih keberkahan dan ridha Allah SWT.

Semoga kita semua bisa memanfaatkan bulan Muharram dengan sebaik-baiknya, memperbanyak ibadah, dan menjaga diri dari hal-hal yang dilarang oleh agama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.