Akurat

Orang Meninggal di Malam 1 Suro Artinya Orang Tersebut Terkena Nasib Buruk atau Dinamakan Sngkolo, Benar atau Tidak?

Fajar Rizky Ramadhan | 8 Juli 2024, 10:00 WIB
Orang Meninggal di Malam 1 Suro Artinya Orang Tersebut Terkena Nasib Buruk atau Dinamakan Sngkolo, Benar atau Tidak?

AKURAT.CO Ada anggapan orang meninggal di malam 1 Suro artinya orang tersebut terkena nasib buruk atau dinamakan sengkolo, benar atau tidak? 

Dalam tradisi Jawa, khususnya yang masih kental dengan kepercayaan-kepercayaan lokal, malam 1 Suro atau malam 1 Muharram dianggap sebagai malam yang penuh dengan aura mistis.

Banyak masyarakat yang meyakini bahwa malam ini memiliki kekuatan khusus dan bisa membawa nasib buruk bagi siapa saja yang melakukan aktivitas tertentu.

Salah satu kepercayaan yang berkembang adalah jika seseorang meninggal pada malam 1 Suro, orang tersebut dianggap terkena sengkolo atau nasib buruk.

Baca Juga: Apakah Benar Orang yang Meninggal di Malam 1 Suro Terkena Nasib Buruk atau Dinamakan Sengkolo?

Perspektif Kepercayaan Lokal

Kepercayaan terhadap malam 1 Suro ini didasarkan pada tradisi dan kepercayaan lama yang sudah ada sejak sebelum masuknya Islam ke tanah Jawa. Malam 1 Suro sering dianggap sebagai malam yang sakral dan penuh dengan pantangan. Pada malam ini, banyak yang melakukan ritual-ritual khusus untuk menjauhkan diri dari malapetaka dan mendapatkan keselamatan.

Perspektif Islam

Dalam Islam, nasib buruk atau kemalangan tidak dihubungkan dengan waktu atau hari tertentu. Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu yang terjadi, termasuk kematian, adalah takdir dari Allah SWT. Tidak ada satu hari pun yang memiliki kekuatan lebih dari hari lainnya dalam hal membawa nasib buruk atau baik. Kematian, menurut ajaran Islam, adalah ketetapan Allah yang sudah ditentukan waktunya sejak seseorang dilahirkan.

Hadits dan Al-Quran tentang Takdir

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya." (QS. Ali Imran: 185).

Baca Juga: Meninggal di Malam 1 Suro Artinya Apa? Ini Jawaban Perspektif Islam

Selain itu, Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits:

"Tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya (tanpa izin Allah), tidak ada kesialan, dan tidak ada burung yang membawa pertanda buruk." (HR. Bukhari dan Muslim.

Berdasarkan ajaran Islam, anggapan bahwa seseorang yang meninggal di malam 1 Suro terkena nasib buruk atau sengkolo adalah tidak benar.

Islam mengajarkan bahwa semua kejadian, termasuk kematian, adalah ketetapan Allah SWT dan tidak ada hari atau waktu tertentu yang membawa nasib buruk.

Umat Islam dianjurkan untuk tidak mempercayai hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama dan tetap berpegang teguh pada keimanan kepada Allah SWT.

Maka, sebagai seorang Muslim, penting untuk menjauhi kepercayaan-kepercayaan yang tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam dan selalu berdoa agar diberikan keselamatan dan keberkahan oleh Allah SWT, kapanpun dan dimanapun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.