Hukuman bagi Pelaku Tindakan Asusila dalam Islam, Bisa Dicambuk 100 Kali

AKURAT.CO Tindakan asusila dalam Islam dianggap sebagai pelanggaran serius yang melanggar nilai-nilai moral dan etika yang diajarkan oleh agama.
Dalam konteks hukum Islam, tindakan asusila meliputi perbuatan seperti zina, pelecehan seksual, dan perbuatan tidak senonoh lainnya.
Perspektif Islam tentang tindakan asusila bisa dilihat dari beberapa hadits dan ayat Al-Qur'an.
Hadits yang Relevan
Hadits tentang Zina
لاَ يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ
Terjemahan: "Tidaklah seorang pezina berzina ketika ia berzina dalam keadaan beriman." (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Larangan Malam 1 Syuro dalam Perspektif Islam
Hadits ini menunjukkan bahwa tindakan zina sangat bertentangan dengan keimanan seorang Muslim. Pelaku zina dianggap tidak berada dalam keadaan beriman ketika melakukan perbuatan tersebut.
Hadits tentang Pelecehan Seksual
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يُؤْذِي جَارَهُ
Terjemahan: "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia menyakiti tetangganya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menggarisbawahi pentingnya menjaga kehormatan dan martabat orang lain, termasuk tetangga, yang mencakup larangan terhadap segala bentuk pelecehan atau gangguan, baik fisik maupun verbal.
Hukuman bagi Tindakan Asusila dalam Islam
Dalam hukum Islam, hukuman bagi tindakan asusila bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keseriusan pelanggaran. Berikut adalah beberapa hukuman yang diterapkan:
Hukuman untuk Zina:
Zina Muhshan (dilakukan oleh orang yang sudah menikah): Hukuman rajam (dilempari batu sampai mati).
Zina Ghair Muhshan (dilakukan oleh orang yang belum menikah): Hukuman cambuk sebanyak 100 kali dan pengasingan selama satu tahun.
Hukuman ini didasarkan pada ayat Al-Qur'an:
الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ
Terjemahan: "Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera." (QS. An-Nur: 2)
Hukuman untuk Pelecehan Seksual:
Hukuman untuk pelecehan seksual bisa berbeda-beda, mulai dari hukuman fisik, denda, hingga penjara, tergantung pada jenis pelecehan yang dilakukan dan keputusan hakim syariah.
Baca Juga: Daftar Weton Tulang Wangi Viral, Ini Hukum Mempercayai Weton dalam Islam
Islam sangat menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan kesucian diri serta orang lain.
Tindakan asusila seperti zina dan pelecehan seksual dianggap sebagai dosa besar dan pelanggaran serius yang memerlukan hukuman berat.
Melalui ajaran Al-Qur'an dan hadits, Islam mengajarkan umatnya untuk menjauhi perbuatan asusila dan menjaga akhlak yang baik dalam interaksi sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









