Profil Kiai Imad, Ulama yang Membuktikan bahwa Para Habib di Indonesia Bukan Keturunan Rasulullah

AKURAT.CO KH Imaduddin Utsman menjadi perbincangan publik usai menantang para untuk membuktikan nasabnya sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW.
Ulama yang akrab disapa dengan nama Kiai Imad ini menyatakan dengan tegas keraguannya mengenai nasab habib di Indonesia.
Seperti apa latar belakang pendidikan Imaduddin Utsman al-Bantani?
Imaduddin Utsman al-Bantani atau Kiai Imad diketahui lahir di Kresek, Tangerang, 15 Agustus 1976. Beliau merupakan pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum (NU) di Kampung Cempaka Desa Kresek, Banten.
Baca Juga: Kiai Imad Tegaskan Mustahil Para Habib di Indonesia Keturunan Rasulullah
Beliau juga merupakan salah satu tokoh NU yang dihormati di Tangerang. Ia beberapa kali mengemban jabatan di NU. Mulai menjadi Ketua RMI PWNU Banten hingga penasihat Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Provinsi Banten. Ia juga pernah menjabat sebagai Rijalul Anshor Kabupaten Tangerang, Banten.
Sejak kecil, Kyai Imad sudah akrab dengan dunia Keislaman. Bahkan sejak umur 7 tahun, Imad kecil sudah belajar di Madrasah Diniyah Al Hikmah.
Selain mendalami soal agama, sosoknya juga menjalani pendidikan formal. Imad adalah alumni dari SD Negeri Kresek III. Ia juga pernah bersekolah di SMP Negeri Kresek, sebelum melanjutkan ke bangku SMA di MA Ashhabul Maimanah, Kabupaten Serang.
Imad memiliki cita-cita mau menjadi seorang cendekiawan Islam. Demi mewujudkan mimpinya, ia mengambil S1 di UIN Banten. Di sana ia berhasil lulus dan meraih gelar Sarjana Agama.
Baca Juga: Habib Bahar Dituding Kerap Gunakan Hadis Palsu untuk Mengeklaim Nasabnya Sampai Rasulullah
Usai lulus S1, Imad melanjutkan pendidikan S2 di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ), Jakarta. Ia berhasil meraih gelar Magister Agama. Kini, sosoknya dikabarkan sedang menempuh program doktor.
Adapun penelitiannya soal nasab habib di Indonesia ini sudah terungkap sejak tahun 2023 lalu. Namun, banyak pihak yang menentang pernyataannya soal kemustahilan nasab habib di Indonesia. Ini karena banyak tokoh agama yang dipanggil habib oleh masyarakat Tanah Air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 6Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta







