AKURAT.CO Berikut ini adalah naskah khutbah Jumat dengan judul "Cara Menyikapi Tetangga yang Buruk Hati".
Khutbah ini terdiri dari pendahuluan dalam bahasa Arab, diikuti oleh isi khutbah dalam bahasa Indonesia.
Khutbah Pertama
الْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (آل عمران: 102). يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا (النساء: 1). يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا (الأحزاب: 70)، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
أما بعد، فإنَّ خيرَ الحديثِ كتابُ اللهِ وخيرَ الهدي هدي محمدٍ صلى الله عليه وسلم وشرَّ الأمورِ محدثاتُها وكلَّ محدثةٍ بدعةٌ وكلَّ بدعةٍ ضلالةٌ وكلَّ ضلالةٍ في النار.
Hadirin Jamaah Jumat yang Dirahmati Allah,
Pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah kita meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bertakwa yang akan meraih keberuntungan di dunia dan akhirat.
Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat: Merawat Hati dari Sifat Iri dan Dengki
Tema khutbah kita kali ini adalah "Cara Menyikapi Tetangga yang Buruk Hati". Sebagai seorang Muslim, kita diperintahkan untuk selalu berbuat baik kepada tetangga. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Namun, bagaimana jika kita dihadapkan dengan tetangga yang buruk hati? Berikut adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menyikapi tetangga yang demikian:
- Sabar dan Berlapang Dada
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:
"Dan bersabarlah kamu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al-Anfal: 46)
Sabar adalah kunci utama dalam menghadapi segala ujian, termasuk menghadapi tetangga yang buruk hati. Dengan bersabar, kita menunjukkan keteguhan iman dan ketulusan hati dalam meneladani sifat Rasulullah SAW.
- Berbuat Baik Walaupun Dibalas dengan Keburukan
Rasulullah SAW selalu mengajarkan kita untuk berbuat baik, meskipun kadang dibalas dengan keburukan. Sebagaimana firman Allah:
"Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antara kamu dan dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia." (QS. Fussilat: 34)
- Memaafkan dan Tidak Menyimpan Dendam
Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang kita menghadapi situasi yang membuat hati terluka. Namun, sebagai seorang Muslim yang baik, kita diajarkan untuk selalu memaafkan. Rasulullah SAW bersabda:
"Orang yang kuat bukanlah yang bisa mengalahkan lawannya, tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan amarahnya." (HR. Bukhari)
- Mendoakan Kebaikan bagi Tetangga
Sebagai bentuk kasih sayang dan rasa cinta kita terhadap sesama Muslim, kita dianjurkan untuk selalu mendoakan kebaikan bagi mereka, termasuk bagi tetangga yang mungkin berbuat buruk kepada kita. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat: Menyambut Bulan Idul Adha dengan Semangat Gotong Royong
"Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan." (HR. Muslim)
Hadirin Jamaah Jumat yang Berbahagia,
Marilah kita berusaha menjadi pribadi yang selalu berbuat baik kepada sesama, terutama kepada tetangga kita. Karena kebaikan yang kita lakukan, insya Allah akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lebih baik. Semoga Allah SWT selalu memberikan kita kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi setiap ujian hidup. Aamiin.
Khutbah Kedua
الحمد لله، الحمد لله رب العالمين، اللهم صل وسلم على نبينا محمد، وعلى آله وأصحابه أجمعين.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله.
Hadirin Jamaah Jumat yang Berbahagia,
Marilah kita menutup khutbah ini dengan memohon kepada Allah SWT agar selalu memberikan kita hidayah dan taufik-Nya, serta menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang selalu mampu berbuat baik dan bersabar dalam menghadapi setiap ujian hidup.
اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات.
اللهم اهدنا فيمن هديت، وعافنا فيمن عافيت، وتولنا فيمن توليت، وبارك لنا فيما أعطيت، وقنا شر ما قضيت، إنك تقضي بالحق ولا يقضى عليك.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة، وفي الآخرة حسنة، وقنا عذاب النار.
عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى، وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي، يعظكم لعلكم تذكرون. فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.
Semoga khutbah ini bermanfaat dan dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berbuat baik kepada sesama, terutama kepada tetangga kita.