Akurat

Sejarah Diutusnya Nabi Muhammad sebagai Rasul, Dramatis dan Penuh Tantangan

Thony H | 18 Januari 2024, 14:54 WIB
Sejarah Diutusnya Nabi Muhammad sebagai Rasul, Dramatis dan Penuh Tantangan

AKURAT.CO Nabi Muhammad, yang kemudian diangkat sebagai Rasul Allah, memainkan peran sentral dalam sejarah Islam.

Awal kehidupan dan panggilan kenabian Nabi Muhammad memberikan landasan kuat bagi pengembangan ajaran Islam.

Berikut adalah cuplikan dari sejarah awal utusan Nabi Muhammad:

1. Kehidupan Awal:

Nabi Muhammad lahir di Mekah pada tahun 570 Masehi. Meskipun kehidupan awalnya diwarnai oleh kehilangan orang tua, beliau tumbuh menjadi seorang pedagang yang dihormati dan dijuluki "Al-Amin" (yang dapat dipercaya).

2. Pengalaman Pertama Wahyu:

Pada usia 40 tahun, ketika Nabi Muhammad sedang beribadah di Gua Hira, malaikat Jibril datang kepadanya dengan pesan Allah. Inilah saat pertama kali wahyu Allah diturunkan kepadanya, yang diawali dengan kata-kata "Iqra" (bacalah). Inilah permulaan misi kenabiannya.

Baca Juga: Doa saat Orang Tua Sedang Sakit, Agar Diberi Kesembuhan Penyakit

3. Dakwah di Mekah:

Setelah menerima wahyu, Nabi Muhammad memulai tugas dakwahnya di Mekah. Beliau menyampaikan ajaran tauhid dan menyeru manusia untuk meninggalkan penyembahan berhala. Dakwah ini, pada awalnya, dihadapi dengan resistensi dari suku Quraisy dan penganut tradisi berhala.

4. Perlawanan dan Penganiayaan:

Pesan tauhid dan panggilan untuk meninggalkan penyembahan berhala mendatangkan perlawanan dari penguasa Mekah. Nabi Muhammad dan para pengikutnya mengalami penganiayaan yang intens. Meskipun demikian, dakwahnya terus berlanjut dengan tekad dan keberanian.

5. Peristiwa Isra' dan Mi'raj:

Pada peristiwa Isra' dan Mi'raj, Nabi Muhammad melakukan perjalanan malam ke Yerusalem dan kemudian ke langit, di mana beliau menerima instruksi Allah, termasuk kewajiban salat lima waktu. Peristiwa ini memperkuat keyakinan pengikutnya.

6. Hijrah ke Madinah:

Meningkatnya penganiayaan terhadap pengikut Islam menyebabkan Nabi Muhammad dan pengikutnya hijrah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Peristiwa ini menandai awal kalender Hijriyah dan pembentukan masyarakat Islam yang terorganisir di Madinah.

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Dinamakan Bulan Rajab, Banyak Orang Islam Belum Tahu!

7. Perjanjian Hudaibiyah:

Pada tahun 628 Masehi, Nabi Muhammad menandatangani Perjanjian Hudaibiyah dengan suku Quraisy, yang membuka jalan bagi penyebaran Islam di seluruh wilayah Arab.

Inilah beberapa momen kunci dalam awal kenabian Nabi Muhammad, yang membentuk dasar bagi perkembangan Islam. Kesabaran, ketabahan, dan ketulusan beliau membimbing umat Islam menuju puncak peradaban.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi