Akurat Logo

Ini Alasan Mengapa Dinamakan Bulan Rajab, Banyak Orang Islam Belum Tahu!

Fajar Rizky Ramadhan | 16 Januari 2024, 09:10 WIB
Ini Alasan Mengapa Dinamakan Bulan Rajab, Banyak Orang Islam Belum Tahu!

AKURAT.CO Bulan Rajab adalah bulan yang mulia di sisi Allah. Umat Islam harus tahu alasan mengapa dinamakan bulan Rajab.

Mengetahui alasan mengapa dinamakan bulan Rajab akan menambah keilmuan umat Islam. Di samping akan memantapkan diri dalam menjalankan amalan bulan Rajab.

Di samping harus mengetahui mengapa dinamakan bulan Rajab, Anda harus mengetahui juga dalil kemuliaan bulan ini.

Dalil kemuliaan bulan Rajab termaktub secara langsung di dalam Al-Qur'an, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:

Baca Juga: 5 Visi Politik yang Bernuansa Nilai-nilai Islam, Patut Menjadi Contoh Kepala Daerah dan Negara

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ 

Artinya: “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.” (Surat At-Taubah ayat 36).

Lalu yang menjadi pertanyaan, mengapa bulan mulia yang menempati urutan dua bulan sebelum bulan Ramadhan ini disebut dengan bulan Rajab? Jawaban dari pertanyaan ini banyak tidak diketahui oleh orang Islam.

Imam Al-Hafiz Abu Hasan bin Muhammad Hasan al-Khalal (wafat 439 H) dalam salah satu kitab khususnya yang menjelaskan tentang keutamaan bulan Rajab mengutip riwayat Anas bin Malik, bahwa Rasulullah saw bersabda,

 قِيْلَ لِرَسُوْلِ اللهِ لِمَ سُمِيَ رَجَبَ؟ قَالَ: لأنَّهُ يُتَرَجَّبُ فِيهِ خَيْرٌ كَثِيرٌ لِشَعْبَانَ وَرَمَضَانَ  

Artinya: “Dikatakan kepada Rasulullah, ‘Kenapa (bulan Rajab) dinamakan Rajab?’ Rasulullah menjawab: Karena sungguh banyak di dalamnya kebaikan untuk bulan Sya’ban dan Ramadhan.” (Imam Abu Muhammad al-Khalal, Fadhailu Sayahri Rajab, [Lebanon, Beirut, Dar Ibnu Hazm, cetakan pertama: 1996 H/1416 H], halaman 47).

Baca Juga: Lupa Niat Puasa Sunah Bulan Rajab di Malam Hari? Begini Ketentuannya dalam Islam

Syaikh Imam An-Nawawi di dalam kitab Faidhul Qadir Syarh Jami’us Shaghir, menegaskan pandangan Muhammad Khalal di atas, sebagai berikut;

فَالْمَعْنَى أَنْ يُهَيَّئَ فِيْهِ خَيْرٌ كَثِيْرٌ عَظِيْمٌ لِلْمُتَعَبِّدِيْنَ فِي شَعْبَانَ وَرَمَضَانَ 

Artinya: “Maka makna (hadits tersebut), adalah dengan disediakan di dalamnya suatu kebaikan yang banyak dan agung bagi ahli ibadah (untuk menghadapi) bulan Sya’ban dan Ramadhan.” (Imam al-Manawi, Faidhul Qadir Syarh Jami’us Shaghir, [Mesir, Maktabah at-Tijariah, cetakan pertama: 1356], juz IV, halaman 149).

Dari keterangan di atas jelas bahwa mengapa bulan mulia tersebut dinamakan dengan bulan Rajab, yaitu karena banyak di dalamnya kebaikan untuk bulan Sya’ban dan Ramadhan. Kebaikan-kebaikan tersebut salah satunya untuk melatih kedisiplinan seorang muslim untuk melakukan ibadah-ibadah selanjutnya di bulan Ramadhan. Wallahu A'lam.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.