Akurat

Perlu Diperhatikan! Ini Aturan Bercanda Dalam Islam

| 15 September 2023, 14:50 WIB
Perlu Diperhatikan! Ini Aturan Bercanda Dalam Islam

AKURAT.CO Bercanda adalah bagian alami dari interaksi sosial manusia. Tapi, dalam Islam, ada pedoman yang perlu diperhatikan saat bercanda. Artikel ini akan membahas berbagai hal yang perlu diperhatikan saat bercanda dalam Islam, termasuk etika, batasan, dan makna di balik bercanda.

1. Niat yang Jujur

Niat adalah hal yang paling penting dalam Islam. Saat bercanda, niat harus jujur dan tidak membawa maksud yang merugikan atau merendahkan orang lain. Niat bercanda seharusnya untuk membuat orang tertawa dan merasa bahagia, bukan untuk menyakiti perasaan mereka.

2. Bercanda yang Tidak Menyakiti

Rasulullah Muhammad SAW selalu menghindari bercanda yang bisa menyakiti perasaan orang lain. Beliau bersabda, "Tidak boleh seorang mukmin menghina saudaranya, dan tidak boleh ia merendahkan saudaranya." Oleh karena itu, dalam Islam, bercanda yang menyakiti, merendahkan, atau menghina orang lain adalah dilarang.

Baca Juga: 3 Perkara Bercanda Yang Dianggap Serius Dalam Islam

3. Jangan Mencela atau Mengejek Orang Lain

Bercanda dalam Islam seharusnya tidak mencela atau mengejek orang lain, bahkan jika itu dianggap lucu. Mengejek atau mencela sifat fisik, cacat, atau kekurangan seseorang adalah tindakan yang sangat tidak pantas.

4. Tidak Bohong atau Menyesatkan

Bercanda boleh asal tidak melibatkan kebohongan atau penyesatan. Rasulullah SAW bersabda, "Tidak boleh seorang mukmin mencemoohi saudaranya, dan tidak boleh ia mencari-cari kesalahan saudaranya." Bercanda yang melibatkan bohong atau mencari-cari kesalahan orang lain adalah pelanggaran etika Islam.

5. Batasan Gender

Dalam Islam, ada juga batasan-batasan gender yang perlu diperhatikan saat bercanda. Bercanda yang tidak pantas atau merendahkan lawan jenis harus dihindari. Rasulullah SAW juga mengingatkan agar menjaga batasan antara pria dan wanita dalam interaksi sosial.
 
Baca Juga: Stop! Jangan Gendong Bayi Sambil Diayun Meski Cuman Bercanda

6. Tidak Meremehkan Agama

Agama adalah hal yang sangat serius dalam Islam. Bercanda yang meremehkan agama, mengolok-olok ayat Al-Quran atau hadis, atau mengejek keyakinan orang lain adalah tindakan yang sangat tidak pantas.

7. Menghindari Bercanda yang Vulgar

Bercanda yang vulgar atau berbau pornografi adalah hal yang sangat dilarang dalam Islam. Hal ini bertentangan dengan nilai-nilai kesucian dan kehormatan yang diajarkan oleh agama Islam.

8. Buatlah Orang Lain Tertawa Tanpa Merendahkan Mereka

Rasulullah SAW dikenal sebagai seseorang yang senang membuat orang lain tertawa. Beliau sering bercanda dengan sahabat-sahabatnya, tetapi bercandanya selalu sopan dan tidak merendahkan. Oleh karena itu, tujuan bercanda dalam Islam seharusnya adalah membuat orang lain tertawa dan merasa bahagia, tanpa merendahkan mereka.

9. Berbicara Dengan Bijaksana

Dalam Islam, bijaksana dalam berbicara adalah hal yang sangat dihargai. Bercanda dengan kata-kata kasar atau merendahkan adalah hal yang tidak dianjurkan. Sebaliknya, bercanda dengan bijaksana dan sopan adalah tindakan yang lebih baik.
 
Baca Juga: Sosok Humoris, Teddy Minahasa Cuma Bercanda Minta Ganti Sabu dengan Tawas

10. Bijak dalam Memilih Waktu dan Tempat

Saat bercanda, perhatikan waktu dan tempat. Hindari bercanda yang tidak pantas atau sensitif dalam situasi yang serius atau di tempat-tempat yang tidak sesuai, seperti dalam ibadah atau pertemuan resmi.

11. Jangan Gunakan Bercanda Sebagai Alasan untuk Keburukan

Bercanda tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk melakukan tindakan buruk atau melanggar aturan agama. Misalnya, seseorang tidak boleh menggunakan bercanda sebagai alasan untuk minum alkohol atau berperilaku tidak bermoral.

12. Pentingnya Tawa yang Jujur

Tertawa adalah sesuatu yang sangat dihargai dalam Islam, selama itu adalah tawa yang jujur dan tidak merendahkan. Rasulullah SAW suka melihat orang-orang tertawa dengan bahagia, tetapi tidak suka melihat orang-orang yang mengejek atau merendahkan orang lain dalam prosesnya.

13. Pentingnya Meminta Maaf

Jika ternyata bercanda yang Anda lakukan telah menyakiti perasaan seseorang atau melanggar prinsip-prinsip Islam, sangat penting untuk meminta maaf dengan tulus. Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya meminta maaf dan memaafkan.

Bercanda adalah bagian alami dari kehidupan manusia, tetapi dalam Islam, ada pedoman-pedoman yang perlu diperhatikan. Bercanda seharusnya tidak menyakiti perasaan orang lain, tidak merendahkan, tidak mencela, dan tidak melanggar nilai-nilai agama.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.