Doa di Hari Arafah yang Disebut dalam Hadis Nabi Muhammad Saw

AKURAT.CO Hari Arafah, yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, adalah salah satu hari paling mulia dalam Islam. Ia menjadi puncak ibadah haji ketika jutaan jamaah berkumpul di Padang Arafah untuk bermunajat kepada Allah.
Namun keutamaan Hari Arafah tidak hanya untuk mereka yang berhaji, melainkan juga untuk seluruh umat Islam di mana pun berada. Hari ini disebut sebagai hari pengampunan, hari doa dikabulkan, dan hari pembebasan dari api neraka.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah Muhammad Saw bersabda:
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
(HR. at-Tirmidzi no. 3585)
Artinya: Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah. Dan sebaik-baik yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah: “Lā ilāha illallāh waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.”
Teks doanya dalam bahasa Arab:
لَا إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ ٱلْمُلْكُ وَلَهُ ٱلْـحَمْدُ، وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya-lah segala kerajaan dan segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Baca Juga: 5 Teks Khutbah Idul Adha 2025 Paling Populer: Singkat, Ilmiah, dan Sarat Makna
Doa ini bukan sekadar lafaz zikir biasa. Ia adalah pernyataan ketauhidan yang menjadi inti penghambaan manusia kepada Allah.
Rasulullah menyebut doa ini sebagai yang paling utama di Hari Arafah, bukan hanya karena lafaznya yang agung, tetapi juga karena maknanya yang dalam: pengakuan terhadap keesaan, kekuasaan, dan kemuliaan Allah.
Keistimewaan Hari Arafah juga ditegaskan dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Muslim:
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ، مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ
(HR. Muslim no. 1348)
Artinya: Tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba dari api neraka daripada Hari Arafah.
Bagi kaum Muslimin yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji, berpuasa di Hari Arafah juga memiliki nilai pahala luar biasa. Dalam hadis sahih riwayat Muslim disebutkan bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun—tahun yang lalu dan tahun yang akan datang.
Baca Juga: Khutbah Idul Adha 2025: Cinta, Kasih Sayang, dan Persatuan
Dengan demikian, Hari Arafah menjadi momentum emas untuk memperbanyak doa, zikir, dan introspeksi diri. Dan di antara semua doa yang bisa diucapkan, kalimat tauhid inilah yang paling utama, sebagaimana yang diwariskan oleh Nabi Muhammad Saw dan para nabi sebelumnya. Sebuah doa pendek, namun mengandung seluruh esensi iman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla









