Akurat

Burnout: Ciri-ciri, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Eko Krisyanto | 2 Februari 2026, 19:43 WIB
Burnout: Ciri-ciri, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Saat ini, banyak orang mengalami burnout disebabkan oleh kelelahan emosional, mental, dan fisik yang berdampak pada kesehatan serta produktivitas. Kondisi ini semakin sering terjadi pada pekerja dengan beban kerja tinggi, kurangnya penghargaan, atau keseimbangan kehidupan kerja yang buruk.

Burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang diakibatkan oleh stres berkepanjangan.

Burnout bukan hanya kelelahan biasa, tetapi terkurasnya perasaan yang memengaruhi motivasi, kinerja, dan hubungan sosial.

 Baca Juga: Ingin Sukses Tanpa Burnout? Yuk, Bangun Work-Life Balance yang Realistis!

Penyebab Burnout

  1. Beban kerja terlalu banyak tanpa jeda yang cukup.
  2. Kurangnya kontrol dan dukungan dari atasan/rekan kerja.
  3. Harapan tidak realistis karena target yang terlalu tinggi atau perubahan instruksi yang sering.
  4. Work-life balance yang buruk.
  5. Lingkungan kerja yang kurang mendukung.

Ciri-ciri Burnout

  1. Kehilangan semangat atau motivasi kerja
  2. Perasaan benci atau frustasi terhadap pekerjaan
  3. Penurunan performa dan produktivitas
  4. Perubahan mood yang sering terjadi
  5. Menarik diri dari lingkungan sosial
  6. Lebih mudah sakit karena stres berkepanjangan
  7. Gangguan tidur
  8. Perubahan pola makan
  9. Merasa putus asa atau tidak berdaya

Dampak Burnout

  1. Menurunnya kesehatan mental
  2. Penurunan kualitas kerja dan produktivitas
  3. Hubungan sosial terganggu
  4. Organisasi mengalami peningkatan absensi dan turnover karena karyawan tidak sanggup dengan tekanan kerja

 Baca Juga: 10 Ciri Maternal Burnout, Kondisi Ibu Dengan Emosional Berlebihan

Cara Mengatasi Burnout

  1. Kenali dan prioritaskan beban kerja
  2. Komunikasi dengan atasan
  3. Tetapkan batasan yang sehat antara jam kerja dan istirahat
  4. Jaga kesehatan fisik dan mental
  5. Ambil cuti untuk membantu pikiran kembali segar dan fokus saat kembali bekerja
  6. Cerita dengan orang tersayang

Burnout adalah kondisi serius yang tidak bisa dianggap sepele. Penyebabnya banyak, mulai dari beban kerja yang berlebihan hingga work-life balance yang buruk. Ciri-cirinya seperti kelelahan emosional, penurunan motivasi, hingga gangguan hubungan sosial.

Namun, dengan strategi yang tepat seperti komunikasi terbuka, manajemen beban kerja, dan menjaga kesehatan diri, burnout dapat diatasi dan dicegah berkembang menjadi masalah kesehatan mental yang lebih serius.

Marina Yeremin Sindika Sari (Magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R