7 Penyebab Mood Swing dan Cara Menghadapinya

AKURAT.CO Pernah merasa suasana hati berubah tiba-tiba dari senang menjadi sedih, atau dari tenang menjadi marah tanpa alasan yang jelas alias mood swing?
Perubahan mood atau mood swing seperti ini umum dialami banyak orang, terutama di masa yang penuh tekanan dan tuntutan sehari-hari.
Meski sering terasa ringan dan berlalu sendiri, perubahan emosi yang sering terjadi tanpa alasan jelas tetap perlu dipahami, karena bisa menunjukkan kondisi tubuh dan pikiran yang sedang bekerja keras.
Artikel ini menjelaskan secara lengkap mengapa mood mudah berubah tanpa sebab yang jelas, faktor yang memengaruhinya, serta cara menghadapinya agar suasana hati lebih stabil dan kualitas hidup tetap baik.
Apa Itu Perubahan Mood yang Gampang Berubah?
Perubahan mood yang cepat dan tidak menentu sering disebut mood swing.
Seseorang dengan kondisi ini bisa merasa bahagia di satu menit, lalu merasa sedih atau gelisah beberapa saat kemudian, bahkan ketika tidak ada kejadian yang signifikan.
Mood swing tidak selalu berarti gangguan mental, tetapi ketika frekuensinya sering dan mengganggu aktivitas sehari-hari, penting untuk memahami penyebabnya.
Penyebab Mood Gampang Berubah Tanpa Sebab
Beberapa faktor di bawah ini bisa memengaruhi mood dan membuat suasana hati berubah tanpa alasan yang jelas.
1. Perubahan Hormon
Hormon tubuh berperan besar dalam mengatur mood. Pada perempuan, perubahan hormon saat siklus menstruasi, masa kehamilan, atau menopause sering memicu perubahan mood yang drastis.
Pada laki-laki dan perempuan, hormon stres seperti kortisol yang meningkat juga bisa memengaruhi emosi.
2. Stres dan Tekanan Sehari-hari
Stres dari pekerjaan, sekolah, hubungan sosial, atau tuntutan keluarga bisa mempengaruhi mood secara langsung. Ketika stres menumpuk, tubuh dan pikiran menjadi lebih sensitif, sehingga respons emosi kecil bisa terasa besar.
3. Pola Tidur yang Tidak Teratur
Tidur yang kurang atau berkualitas buruk memengaruhi fungsi otak, termasuk area yang mengatur emosi dan reaksi terhadap stimulus. Ketika tubuh tidak mendapat istirahat yang cukup, mood lebih rentan berubah.
4. Pola Makan dan Gula Darah
Kadar gula darah yang sering naik turun, misalnya karena konsumsi makanan manis berlebihan - dapat memengaruhi suasana hati.
Ketika gula darah turun secara tiba-tiba, perasaan gelisah, lemah, atau mudah tersinggung bisa muncul tanpa sebab yang jelas.
5. Kurangnya Aktivitas Fisik
Olahraga tidak hanya baik untuk tubuh, tetapi juga untuk pikiran. Aktivitas fisik membantu tubuh melepaskan endorfin, yaitu zat yang memberi perasaan senang dan rileks. Saat kurang bergerak, emosi cenderung lebih mudah naik dan turun.
6. Konsumsi Kafein atau Zat Tertentu
Kafein, alkohol, dan zat stimulan lainnya dapat memengaruhi sistem saraf dan suasana hati. Kafein dapat membuat beberapa orang merasa cemas atau gelisah, sementara alkohol dapat menekan sistem saraf dan membuat suasana hati berubah drastis.
7. Gangguan Emosi atau Mood yang Lebih Serius
Mood swing yang sangat sering dan intens bisa jadi merupakan tanda kondisi psikologis tertentu,
seperti:
Depresi
Gangguan kecemasan
Bipolar
Stres pascatrauma
Ketika perubahan mood disertai gejala lain seperti perubahan nafsu makan drastis, kelelahan kronis, atau kesulitan berkonsentrasi, sebaiknya mempertimbangkan pemeriksaan ke psikolog atau psikiater.
Cara Mengatasi Mood yang Sering Berubah
Berikut beberapa langkah yang bisa membantu menstabilkan mood sehari-hari:
1. Tidur Cukup dan Teratur
Prioritaskan waktu tidur yang cukup setiap malam, idealnya 7-9 jam. Ritme tidur yang konsisten membuat tubuh dan otak bekerja optimal.
2. Perhatikan Asupan Makanan
Pilih makanan sehat dan seimbang, kurangi gula atau makanan olahan. Camilan sehat seperti kacang atau buah dapat membantu menjaga kadar gula darah stabil.
3. Olahraga Rutin
Aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki, yoga, atau bersepeda membantu tubuh melepas hormon endorfin, mood booster alami.
4. Kelola Stres dengan Baik
Teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, atau hobi yang menyenangkan membantu tubuh dan pikiran tetap tenang.
5. Kurangi Zat yang Memengaruhi Mood
Batasi konsumsi kafein, alkohol, atau stimulan lain yang bisa mempercepat respons saraf dan mengubah suasana hati.
6. Bicarakan Perasaanmu
Berbagi cerita atau perasaan dengan orang terpercaya bisa membantu mengurai beban emosional yang mungkin memicu mood swing.
7. Cari Bantuan Profesional Jika Perlu
Jika perubahan mood sangat sering, intens, atau sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasi dengan tenaga ahli (psikolog atau psikiater) dapat membantu mencari penyebab dan penanganan yang tepat.
Mood yang cepat berubah tanpa sebab yang jelas sangat umum dirasakan dalam kehidupan modern. Faktor seperti hormon, stres, pola tidur, pola makan, serta kebiasaan hidup berperan besar dalam mengatur suasana hati.
Mengelola pola hidup sehat dan mengenali tanda-tanda perubahan yang ekstrem bisa membantu kamu menjaga stabilitas emosi dan kualitas hidup sehari-hari.
FAQ Seputar Mood Swing
1. Apa penyebab mood cepat berubah?
Mood yang cepat berubah dapat dipicu oleh stres, kelelahan, kurang tidur, perubahan hormon, serta tekanan emosional. Faktor pola hidup seperti konsumsi kafein berlebihan dan masalah psikologis juga dapat memengaruhi kestabilan suasana hati.
2. Apa itu affective disorder?
Affective disorder adalah gangguan kesehatan mental yang memengaruhi suasana hati seseorang secara signifikan dan berlangsung dalam waktu lama. Kondisi ini mencakup depresi, gangguan bipolar, dan gangguan mood lainnya yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
3. Gampang emosi pertanda apa?
Gampang emosi bisa menjadi tanda stres, kelelahan mental, atau emosi yang tidak terkelola dengan baik. Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga berkaitan dengan gangguan kecemasan, depresi, atau ketidakseimbangan hormon.
4. Badmood kurang vitamin apa?
Bad mood sering dikaitkan dengan kekurangan vitamin B kompleks, vitamin D, dan magnesium. Kekurangan nutrisi tersebut dapat memengaruhi fungsi saraf dan produksi hormon yang berperan dalam mengatur suasana hati.
Laporan: Amalia Febriyani/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









