Kenapa Kepala Terasa Ringan Seperti Melayang? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Sebagian orang pernah merasakan kepala terasa ringan seperti melayang, tidak stabil, atau seolah ingin pingsan. Sensasi ini bisa muncul tiba-tiba saat berdiri, setelah duduk lama, atau ketika tubuh sedang lelah.
Meski sering dianggap sepele, kondisi ini kerap menimbulkan kekhawatiran.
Lalu, kenapa kepala terasa ringan seperti melayang? Artikel ini akan membahas penyebab umumnya serta cara mengatasinya secara sederhana dan aman.
Baca Juga: Kenapa Kepala Terasa Berat Saat Cuaca Panas? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya
Apa yang Dimaksud Kepala Terasa Ringan Seperti Melayang?
Kepala terasa ringan atau melayang adalah sensasi pusing yang membuat tubuh terasa tidak stabil, goyang, atau seperti akan pingsan. Keluhan ini dapat berupa rasa melayang, kepala berkunang-kunang, atau badan tiba-tiba lemas, dan sering terjadi saat keseimbangan tubuh terganggu atau aliran darah ke otak kurang lancar.
Gejala lain yang sering menyertai:
- Dunia terasa berputar atau tubuh goyang
- Pandangan berkunang-kunang atau kabur
- Mual, terkadang disertai muntah
- Jantung berdebar, lemas, atau hampir pingsan saat berdiri
- Sensitif terhadap cahaya atau suara keras
Penyebab Kepala Terasa Ringan Seperti Melayang
Ada beberapa faktor penyebab kepala terasa ringan seperti melayang, yaitu:
1. Dehidrasi (kurang cairan)
Dehidrasi membuat volume darah berkurang sehingga suplai oksigen ke otak menurun. Akibatnya, tubuh memberi sinyal berupa rasa melayang atau lemas.
Tanda dehidrasi:
- Mulut kering, jarang kencing, urine pekat.
- Badan lemas, mudah lelah.
- Pusing, terutama saat berdiri atau bangun dari duduk.
2. Tekanan darah rendah (hipotensi)
Tekanan darah yang menurun, terutama saat berdiri tiba-tiba, dapat mengurangi aliran darah ke otak. Kondisi ini dikenal sebagai hipotensi ortostatik dan sering menyebabkan kepala terasa ringan.
Siapa yang lebih berisiko:
- Orang yang sedang diet ketat.
- Lansia atau mereka yang minum obat tertentu (misal: obat tekanan darah atau diuretik).
- Perempuan hamil, terutama di trimester pertama dan kedua.
3. Gula darah rendah (hipoglikemia)
Glukosa adalah sumber utama energi otak; jika kadar gula darah turun, otak tidak bisa bekerja optimal, sehingga muncul rasa kepala melayang.Terlambat makan atau pola makan tidak teratur juga dapat menyebabkan gula darah turun.
Gejala hipoglikemia:
- Kepala terasa ringan, melayang, atau berkunang‑kunang.
- Badan berkeringat dingin, gemetar, jantung berdebar.
- Rasa lapar sangat, mudah marah, atau bingung.
4. Vertigo dan gangguan keseimbangan
Vertigo adalah kondisi yang membuat tubuh atau lingkungan terasa berputar, sering disertai sensasi kepala seperti melayang.
Vertigo paling sering terjadi karena kelainan di telinga dalam (telinga berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh).
5. Stres, cemas, dan hiperventilasi
Stres dan kecemasan tinggi sering menyebabkan napas cepat dan dalam (hiperventilasi), yang membuat kadar karbondioksida dalam darah turun. Kondisi ini bisa menyebabkan pembuluh darah di otak menyempit dan aliran darah ke otak berkurang.
Tanda hiperventilasi:
- Napas cepat dan pendek, sering menarik napas dalam.
- Rasa melayang, mual, atau tangan/kaki kesemutan.
- Detak jantung cepat, rasa takut berlebihan (panik).
6. Migrain
Migrain bukan hanya sakit kepala biasa, tapi bisa disertai gejala neurologis seperti sensasi kepala melayang, mual, muntah, sensitif terhadap cahaya/suara, dan gangguan penglihatan (seperti melihat kilatan cahaya).
7. Efek Samping Obat Tertentu
Beberapa obat seperti antihipertensi, penenang, antihistamin, dan antidepresan dapat menyebabkan kepala terasa ringan karena memengaruhi tekanan darah atau saraf. Efek ini lebih terasa pada dosis tinggi atau saat perut kosong.
Baca Juga: Alami Vertigo, Via Vallen Curhat Dilarikan ke Rumah Sakit
Cara Mengatasi Kepala Terasa Ringan Seperti Melayang
Berikut langkah praktis untuk meredakan sensasi kepala ringan atau melayang secara alami, sambil mencegah kambuh.
- Minum air putih cukup setiap hari (minimal 8 gelas) untuk cegah dehidrasi yang sering jadi pemicu utama.
- Bangun secara perlahan dari posisi duduk atau tidur agar tekanan darah stabil dan hindari pusing ortostatik.
- Makan teratur dengan makanan bergizi untuk jaga gula darah stabil, hindari puasa lama atau camilan manis berlebih.
- Istirahat cukup (7–8 jam/hari) dan hindari begadang yang bisa picu kelelahan dan gangguan saraf.
- Kelola stres dengan relaksasi, meditasi, atau pernapasan dalam untuk kurangi hiperventilasi.
- Duduk atau berbaring sejenak saat gejala muncul, lalu minum air atau makan ringan untuk pulih cepat.
- Jika keluhan berulang atau semakin berat, segera periksa ke dokter untuk cek penyebab pasti seperti vertigo atau masalah lain.
Kepala terasa ringan seperti melayang umumnya disebabkan oleh dehidrasi, tekanan atau gula darah rendah, stres, vertigo, migrain, atau efek samping obat. Kondisi ini sering tidak berbahaya dan bisa membaik dengan cukup minum, makan teratur, istirahat, serta bangun secara perlahan. Namun, jika keluhan sering terjadi atau makin berat, sebaiknya periksa ke dokter.
Vidhia Ramadhanti (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









