Kenapa Ngantuk Berat di Pagi Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Ngantuk berat di pagi hari sering dialami meski sudah tidur malam. Kondisi ini tidak selalu karena kurang tidur, tetapi juga dipicu kualitas tidur yang buruk, gangguan ritme tubuh, dan kebiasaan harian.
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Ngantuk saat Puasa Ramadan
Penyebab Ngantuk Berat di Pagi Hari
Ada beberapa faktor penyebab mengantuk di pagi hari, di antaranya:
1. Kurang Tidur atau Kualitas Tidur Buruk
Tidur kurang dari 7–8 jam, sering terbangun di malam hari, atau mengalami gangguan seperti insomnia dan sleep apnea membuat tubuh tidak mendapatkan istirahat optimal, sehingga rasa ngantuk masih terasa di pagi hari.
2. Pola Tidur Tidak Teratur
Sering tidur larut malam dan bangun di jam berbeda-beda mengacaukan ritme sirkadian (jam biologis), membuat tubuh sulit merasa segar di pagi hari.
3. Sleep Inertia (Efek Bangun Tidur)
Sleep inertia adalah kondisi saat otak belum sepenuhnya “aktif” setelah bangun tidur, menyebabkan kepala terasa berat, lambat berpikir, dan mengantuk ekstrem 15-30 menit pertama.
4. Kurang Paparan Cahaya Matahari
Cahaya pagi membantu tubuh menghentikan produksi hormon melatonin (hormon tidur). Kurangnya paparan sinar matahari membuat rasa kantuk bertahan lebih lama.
5. Dehidrasi
Tubuh kehilangan cairan saat tidur. Jika tidak segera minum setelah bangun, dehidrasi ringan dapat menyebabkan lemas dan ngantuk berlebihan.
6. Pola Makan Tidak Seimbang
Makan terlalu berat di malam hari atau kekurangan nutrisi seperti zat besi dan vitamin B dapat membuat tubuh terasa lesu di pagi hari.
7. Stres dan Beban Pikiran
Stres berkepanjangan membuat tidur tidak nyenyak. Otak sulit beristirahat maksimal, sehingga meski tidur cukup, tubuh tetap lelah dan ngantuk saat bangun pagi.
Baca Juga: Playlist Musik Lebaran Anti-ngantuk, Temani Perjalanan Mudik
Cara Mengatasi Ngantuk Berat di Pagi Hari
Untuk mengurangi rasa ngantuk berlebihan di pagi hari, lakukan langkah berikut:
- Tidur dan bangun jam sama setiap hari, termasuk akhir pekan, untuk stabilkan ritme sirkadian.
- Pastikan tidur 7-8 jam penuh tanpa gangguan untuk istirahat optimal.
- Minum 1 gelas air putih segera setelah bangun mengatasi dehidrasi tidur.
- Buka jendela atau keluar sebentar dapatkan sinar matahari pagi hentikan hormon melatonin.
- Hindari gadget minimal 1 jam sebelum tidur cegah gangguan cahaya biru.
- Sarapan bergizi kaya protein dan serat seperti telur, oatmeal, atau buah stabilkan energi.
- Peregangan ringan atau jalan santai 5-10 menit bangunkan sirkulasi darah.
Ngantuk berat di pagi hari tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas tidur, pola tidur yang tidak teratur, kurang paparan sinar matahari, dehidrasi, pola makan, dan tingkat stres.
Dengan menjaga jam tidur yang konsisten, mencukupi kebutuhan cairan dan nutrisi, serta membiasakan paparan cahaya pagi dan aktivitas ringan, tubuh akan terasa lebih segar dan siap beraktivitas sejak pagi hari.
Vidhia Ramadhanti (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









