Cara Ampuh Mengusir Lalat Buah agar Dapur Tetap Bersih

AKURAT.CO Dapur yang bersih tak selalu menjamin bebas dari lalat buah.
Serangga kecil berwarna kecokelatan ini kerap muncul tiba-tiba, beterbangan di sekitar buah, tempat sampah, atau wastafel, lalu menghilang seolah tak pernah ada.
Meski ukurannya kecil dan sering dianggap sepele, kehadiran lalat buah bisa mengganggu kenyamanan sekaligus menimbulkan kekhawatiran soal kebersihan makanan di rumah. Fenomena ini umum terjadi di banyak rumah, terutama di wilayah beriklim tropis.
Lalat buah dikenal cepat berkembang biak dan tertarik pada aroma fermentasi dari buah, sayur, hingga sisa makanan.
Tanpa penanganan yang tepat, jumlahnya bisa bertambah hanya dalam hitungan hari.
Apa Itu Lalat Buah dan Apakah Berbahaya?
Lalat buah umumnya merujuk pada serangga kecil dari kelompok Bactrocera yang sering ditemukan di sekitar bahan pangan segar.
Bentuknya menyerupai lalat biasa, tetapi lebih kecil dengan warna tubuh yang cenderung cerah dan mengilap.
Secara umum, lalat buah tidak bersifat agresif dan jarang menggigit manusia. Namun, masalah muncul ketika serangga ini hinggap pada makanan yang akan dikonsumsi.
Lalat buah gemar bertelur di buah atau sayur yang matang berlebihan, lalu larvanya berkembang di sana.
Dalam kondisi tertentu, lalat buah juga berpotensi membawa bakteri dari lingkungan kotor ke permukaan makanan.
Bagi sebagian orang yang sensitif, mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bisa memicu gangguan pencernaan ringan, seperti mual atau diare. Karena itu, meski tidak tergolong berbahaya, lalat buah tetap perlu dikendalikan demi menjaga kebersihan dapur dan keamanan pangan keluarga.
Penyebab Lalat Buah Sering Muncul di Dapur
Sebelum membasmi, penting memahami mengapa lalat buah betah bersarang di dapur.
Beberapa penyebab yang paling sering terjadi antara lain:
Buah dan sayur matang terbuka
Pisang, pepaya, mangga, tomat, hingga cabai mengeluarkan aroma khas saat matang atau mulai membusuk. Aroma inilah yang paling cepat menarik lalat buah.
Sampah organik yang jarang dibuang
Sisa kulit buah, ampas sayur, atau makanan basah di tempat sampah menjadi “undangan terbuka” bagi lalat buah untuk datang dan berkembang biak.
Wastafel dan saluran air yang lembap
Endapan sisa makanan di saluran pembuangan sering luput dari perhatian, padahal menjadi lokasi favorit lalat buah untuk bertelur.
Wadah makanan tidak tertutup rapat
Sambal, saus, atau makanan berbahan tomat dan cabai yang dibiarkan terbuka bisa menjadi sumber bau fermentasi.
Ventilasi dan celah jendela terbuka
Lalat buah mudah masuk dari luar rumah, terutama jika dapur dekat dengan halaman atau tempat pembuangan sampah.
Cara Menghilangkan Lalat Buah di Dapur Secara Efektif
Mengusir lalat buah tidak selalu harus menggunakan bahan kimia.
Dengan kebiasaan yang tepat dan bahan sederhana, dapur bisa kembali bersih dan nyaman.
Cuci buah segera setelah dibeli
Buah yang baru dibeli sebaiknya langsung dicuci dan dikeringkan. Langkah ini membantu menghilangkan sisa telur lalat buah yang mungkin menempel di permukaan kulit buah.
Simpan buah di wadah tertutup atau kulkas
Jika tidak langsung dikonsumsi, simpan buah dalam wadah tertutup atau di dalam lemari pendingin untuk memperlambat proses fermentasi.
Rutin membuang sampah basah
Jangan menunggu sampah penuh. Sampah organik sebaiknya dibuang setiap hari, terutama di dapur. Gunakan tempat sampah bertutup agar bau tidak menyebar.
Bersihkan wastafel dan saluran air
Siram saluran pembuangan dengan air panas secara berkala untuk meluruhkan sisa makanan dan mencegah lalat buah bersarang.
Buat perangkap alami dari cuka
Campuran cuka dengan sedikit sabun cuci piring dapat dijadikan perangkap sederhana. Aroma asam menarik lalat buah, sementara sabun membuatnya terjebak dan tenggelam.
Manfaatkan buah busuk sebagai umpan
Buah yang sudah terlalu matang bisa digunakan sebagai perangkap. Letakkan dalam wadah tertutup plastik berlubang kecil agar lalat masuk dan sulit keluar.
Gunakan tanaman beraroma kuat
Tanaman seperti serai, kemangi, mint, atau basil memiliki aroma yang tidak disukai lalat buah. Meletakkannya di sekitar dapur dapat membantu mengurangi kehadiran serangga.
Tutup rapat sambal dan saus
Pastikan semua bumbu berbahan cabai atau tomat disimpan dalam wadah tertutup rapat setelah digunakan.
Kapan Harus Waspada?
Jika lalat buah muncul terus-menerus meski dapur sudah dibersihkan, bisa jadi ada sumber tersembunyi seperti saluran air tersumbat atau makanan basi yang terlewat. Pada kondisi ini, pembersihan menyeluruh perlu dilakukan agar siklus hidup lalat buah benar-benar terputus.
Dengan memahami penyebab kemunculannya dan menerapkan langkah pencegahan yang konsisten, dapur tak hanya terlihat bersih, tetapi juga lebih sehat dan aman untuk seluruh anggota keluarga.
Mutiara MY (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









